Akses Darat Mahulu-Malinau Masih Rusak

Mahulu, nomorsatukaltim.com – Kerusakan parah terjadi pada akses darat di ruas jalan Sumalindo. Tepatnya dari Kilometer (KM) 51-70, wilayah Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) hingga Long Nawang, Sungai Boh, Kabupaten Malinau. Hingga kini belum ada perbaikan.

Ketua Organisasi Taksi Mahakam Ulu-Malinau, Libut Taja, melalui Juru Bicara Aksi Demo, Marthinus Miing, menyebut kondisi jalan itu saat ini masih berlumpur dan berlubang dalam sepanjang akses itu.

“Belum ada ada perbaikan. Tapi PT Sumalindo sudah memanggil pihak perusahaan sekitar pengguna jalan itu, terkait dengan perbaikan jalan tersebut,” jelasnya kepada Harian Disway Kaltim dan Nomorsatukaltim.com, Selasa (29/6/2021).

Hingga berita ini diturunkan, Dinas Perhubungan Mahulu belum bisa memberikan keterangan kepada media ini.

Di dalam surat undangan PT Sumalindo Lestari Jaya II, tanggal 25 Juni 2021, ditandatangani oleh Site Manager PT SLJ II, Agung Alim, tertulis agenda rapat koordinasi perawatan dan perbaikan jalan PT Sumalindo pada 30 Juni 2021.

Undangan tersebut ditujukan kepada ZENI AD, enam perusahaan yang beroperasi di wilayah Long Bagun dan Malinau, yang selama ini menggunakan akses tersebut. Juga kepada Ketua Ketua Organisasi Taksi Mahakam Ulu-Malinau.

“Yaitu terkait perawatan dan perbaikan jalan perusahaan Sumalindo yang rusak itu. Sangat diperlukan masyarakat perbatasan Kabupaten Mahulu dan Malinau,” tandas Miing.

Kerusakan parah akses darat tersebut yakni di ruas jalan Sumalindo mulai KM 51-70 masuk wilayah Long Bagun-Mahak Baru (Sungai Boh). Yaitu tepat di arah Long Bagun pada KM 3, KM 60, KM 69, sampai KM 72, serta di KM 75.

Titik terparah kerusakan jalan di daerah Apo Kayan, Malinau yaitu arah Mahak-Long Nawang di titik KM 12 sampai KM 13 Agung. Juga di KM 25-KM 26, KM 34, KM 45, KM 52 Dumu, dan KM 58 Muse. (imy/zul)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim: