COVID-19 Meningkat, Pelaksanaan PTM di Kutim Terancam Ditunda

Kutim, nomorsatukaltim.com– Lonjakan penularan COVID-19 di Kutai Timur (Kutim) beberapa hari terakhir, mengancam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Tuah Bumi Untung Benua.

Dicanangkan akan mulai diterapkan pada tahun ajaran 2021 ini, nampaknya pemerintah masih akan mempertimbangkan kembali risiko pelaksanaan PTM. Bahkan per  28 Juni 2021, tercatat 191 pasien di Kutai Timur tengah dirawat usai dinyatakan positif COVID-19.

Ketua DPRD Kutai Timur, Joni turut mengkhawatirkan adanya lonjakan penularan yang terjadi belakangan ini terhadap PTM.

“Perkembangan penyakit itu sedang meningkat ya. Ada juga edaran gubernur terkait PTM agar ditunda dulu. Jadi ya kalau bisa jangan dulu,” ucapnya, Senin (28/6/2021).

Politikus PPP tersebut menganjurkan agar perlu ada pembahasan ulang sebelum PTM mulai diberlakukan. Ia juga mengakui Forkopimda rutin membahas terkait penanganan COVID-19 di Kutai Timur, beserta keseluruhan aspek yang terdampak, salah satunya PTM.

“Apalagi kita lihat beberapa kecamatan juga alami kenaikan status zona, kalau begini terus ya kita tunda dulu lah PTM ini,” ujarnya pada media ini

pemprov iduladha

Mencermati adanya lonjakan ini, Joni mengimbau kepada masyarakat agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, ia pun mengajak kepada masyarakat berusia 18 tahun ke atas untuk berpartisipasi dalam pengendalian COVID-19 dengan mengikuti program vaksinasi gratis.

“Harus tetap disiplin protokol kesehatan, supaya COVID-19 benar-benar bisa dilumpuhkan secara maksimal sehingga pembelajaran tatap muka bisa kita laksanakan seperti sedia kala,” tutupnya. (bct/zul)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim: