Gara-Gara Taruh di Dashboard Motor, Ponsel 8,5 Juta Dijambret

Samarinda, nomorsatukaltim.com – Menaruh ponsel jangan sembarang. Apalagi di-dashboard motor. Bisa jadi target kejahatan orang lain. Seperti perempuan ini, yang ponsel seharga Rp 8,5 jutanya dijambret orang tak dikenal.

Sang korban, Dwi menceritakan kronologi singkat ketika penjambret berhasil menggondol handphone miliknya. Saat itu warga Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang ini sedang mengendarai motor. Dia baru pulang dari tempat kerjanya di kawasan Jalan Ahmad Yani, Samarinda, Kamis (22/6/2021) malam sekitar pukul 22.30 Wita.

Saat itu, ia tak sadar kalau sedang diikuti oleh seorang pengendara motor sedari berangkat pulang dari tempat kerjanya. Orang tersebut kemudian mendekati kendaraannya yang sedang melaju. Secara tiba-tiba, langsung merampas ponsel merek iPhone XS Max miliknya, yang diletakkan di-dashboard motor.

“Saya lupa, kalau handphone saya taruh di-dashboard. Soalnya waktu itu saya habis hubungi teman. Rencana habis pulang kerja itu saya mau ambil pakaian ditempat laundry,” ucapnya kepada media ini, Jumat (25/6/2021) siang.

Dengan keadaan terkejut, Perempuan 20 tahun itu lantas berteriak minta tolong. Dwi sempat mengejar pelaku, namun gagal.

“Saya teriak-teriak sambil mengejar pelaku ke arah Alaya. Pelakunya ngebut jadi enggak terkejar,” ungkapnya.

Akibat dari kejadian ini, Dwi mengalami kerugian Rp 8,5 juta. Aksi penjambretan ini pun sudah dilaporkannya ke Polsek Sungai Pinang, Jumat (25/6/2021) siang, dan masih dalam penyelidikan petugas.

Kapolsek Sungai Pinang, Kompol Jufri Rana membenarkan adanya laporan dari korban. Ia menyampaikan, pihaknya kini sedang menindaklanjuti laporan penjambretan tersebut.

“Laporan korban sudah kita terima, dan akan kita tindak lanjuti,” ucap Kompol Jufri.

Dari keterangan korban, pelaku penjambret ketika beraksi mengendarai motor matik warna hitam. Berciri-ciri menggunakan helm hitam dan berambut gondrong dengan memakai jaket kulit berwarna hitam.

“Akibat kejadian itu korban tidak mengalami luka, hanya saja korban mengalami kerugian sekitar Rp 8,5 juta,” pungkasnya. (aaa/zul)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim: