ngopi

Isran Resmikan Pranaraksa Center Binaan Pama Persada KPCS

Kutim, nomorsatukaltim.com – Komitmen PT Pama Persada Site KPCS dalam membantu pembangunan dan mensejahterakan warganya patut diapresiasi. Baru-baru ini Gubernur Isran Noor didampingi Wagub Hadi Mulyadi, beserta Kepala Derah di Kutim ikut serta meresmikan Program Konservasi Keanekaragaman Buah Langka Nusantara (Pranaraksa) Center dan Posyandu porodisa program kampung Proklim di Jalan Kabo Jaya, Desa Swarga Bara, Kutim. pada Kamis (24/6) kemarin.

Kegiatan yang dirangkai dengan penanaman buah langka tersebut, juga turut dihadiri beberapa Kepala Dinas Dari Kaltim, dan Kutim, serta unsur FKPD Kutim.

Dalam sambutannya Isran Noor mengatakan. Sangat menapresiasi pihak perusahaan PT Pama Persada KPCS. Tentu ini menjadi terobosan baru bagi kutim, terlebih disini banyak buah-buah yang khas yang memang harus di lestarikan dan di kembangkan.

“Mudah- mudahan di sini bisa menjadi pusat Pranaraksa Center. Karena kutim ini sangat terkenal di seluruh dunia. Mulai batu bara hingga pariwisatanya,” terang Isran.

WhatsApp Image 2021 06 24 at 21.01.48

Terpisah Deputy Project Manager PT Pama Site KPCS Bambang Agus Witoyo mengatakan, dirinya tidak ingin generasi muda tidak mengetahui berbagai jenis nama-nama tanaman buah-buahan.

“Harapannya warga disekitar pusat tanaman langka dapat membantu merawat dan menjaganya dengan baik,” katanya.

Kemudian, Bambang juga menjelaskan Pranaraksa sendiri bermakna pelindung kehidupan. Jadi mari kita jaga dan lestarikan tumbuhan buah-buah langka tersebut.

“Maka kami berharap bisa sama-sama menghijaukan bumi dan pelestarian lingkungan. Terutama untuk buah khas Kalimantan,” tuturnya.

untuk diketahui tumbuhan langka tersebut terdiri dari Kelengkeng sebanyak 470 bibit buah, Keledang 100, Lai 300, Tarap 125, Ihau 255, Wanyi 5, Langsat 200, Manggis 100, Cempedak 100, Mete 65, Matoa 95, Kapul 15, Jambu Bol 100, dan Tangkalak 200 bibit buah.

“Ini semua akan dirawat dan dibina dengan baik, serta ditanam di tempat yang memang pas untuk di lestarikan dan di budidayakan,” tutupnya

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply