ngopi

Polisi Tangkap Puluhan Preman dan Terduga Pelaku Pungli di Pasar Pandansari

Balikpapan, nomorsatukaltim.com – Penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Pandansari, Rabu (23/6/2021) turut diwarnai kabar pungutan liar (pungli). Kabar tersebut dilontarkan para pedagang kepada para pejabat Pemkot Balikpapan, seperti Asisten I Syaiful Bachri, Kasatpol PP Zulkifli, Kadis Perdagangan Azaedy Rachman, dan Kapolsek Balikpapan Barat Totok Eko Darminto.

Menanggapi teriakan pedagang tersebut, Asisten I  Syaiful Bachri mengaku kaget. Dirinya pun meminta para pedagang tersebut untuk menyertakan buktinya. Selain itu, dirinya menyerahkan permasalahan ini kepada pihak berwajib, dalam hal ini Polsek Balikpapan Barat.

“Ya kalau memang ada silakan dilaporkan ke Polsek aja, tapi juga disertai dengan buktinya,” ujarnya.

Lanjut Syaiful Bachri, ketika para pedagang mendapat pungli dari oknum Pasar Pandansari, sebaiknya langsung dilaporkan. Lebih lagi jika tidak hanya satu atau dua pedagang yang mendapat tindakan pungli itu.

“Kan banyak ini yang merasa dipungli, ya laporkan aja langsung. Jangan dibiar-biarkan aja,” jelasnya.

Sementara itu, jajaran Polsek Balikpapan Barat mengaku telah mendapatkan laporan tersebut jauh hari, dan sudah pula dilakukan razia terhadap oknum-oknum tersebut.

Kapolsek Balikpapan Barat, Kompol Totok Eko Darminto mengatakan, sejak Senin (21/6/2021) pihaknya telah melakukan razia, dan berhasil menahan sedikitnya 30 orang yang diduga melakukan aksi pungli.

“Kami sudah operasi preman kemarin, yang kami tangkap ada sekitar 30 orang, tapi yang menjurus (pungli) ada satu orang. Tapi akan kita selidiki lagi,” ujarnya ditemui di sela-sela kegiatan penertiban di Pasar Pandansari.

Terduga pelaku tersebut berinisial BO, pria berusia sekitar 30 tahun ini diduga menerima uang sewa lapak dari para pedagang. Namun, pihaknya belum mengetahui berapa jumlah setoran pedagang kepada BO, serta total penghasilan yang didapat.

“Dia sudah lama beraktivitas di sini. Kemarin kita DPO sekitar satu minggu. Nominalnya masih kami dalami,” tambahnya.

Saat ini BO masih berada di Polsek Balikpapan Barat untuk diperiksa lebih lanjut. Totok mengatakan, terduga pelaku memang cukup lama menjalani aktivitasnya. Tidak hanya lapak yang berada di luar, area dalam Pasar Pandansari pun turut dikuasainya.

“Lapak pemerintah juga dikuasainya. Saat ini dia sudah kami tahan di Polsek, masih diproses. Kalau terbuktk ya kami tahan,” tutupnya. (Bom/zul)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply