Tarik Jemaah Milenial, Masjid di Kukar akan Dipasang Wifi Gratis

Kukar, nomorsatukaltim.com – Dewan Masjid terus berupaya mengembalikan fungsi masjid sebagaimana mestinya. Mengajak jemaah kembali meramaikan dan memakmurkan tempat ibadah umat Islam itu.

Dewan Masjid pun melakukan berbagai upaya, salah satunya dengan memasang internet atau wifi secara gratis di masjid-masjid besar. Dengan adanya wifi gratis, bertujuan menarik jemaah dari kalangan milenial.

Sehingga masjid tidak hanya sebatas tempat beribadah saja. Juga menjadi tempat basis mencari ilmu, menjadi magnet orang-orang untuk kembali memenuhi masjid.

Apalagi saat ini segala sesuatunya serba internet. Mulai dari sekolah daring, kuliah daring. Ditambah saat ini ilmu pengetahuan banyak berseliweran di internet.

Tak terkecuali ilmu agama, sehingga ini menjadi upaya memudahkan pembahasan masalah agama. Tinggal jemaah saja lagi yang arif dan bijaksana dalam mengolah dan mengonsumsi informasi di internet.

“Ini hanya salah satu upaya saja, di samping upaya-upaya lainnya untuk meramaikan kembali masjid di Kukar,” ujar Muhammad Bisyron, ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kukar, Rabu (23/6/2021).

Bisyron melanjutkan, 18 kecamatan mendapat jatah yang sama. Dua masjid tiap kecamatan. Tentunya dengan anggaran yang dikucurkan oleh DMI Kukar.

Total sekitar Rp 9 juta yang dikucurkan untuk 36 masjid. Dengan masing-masing kecamatan mendapat anggaran Rp 500 ribu untuk biaya pemasangan di dua masjid yang sudah ditunjuk.

Di Kecamatan Tenggarong, Masjid Agung Sultan Sulaiman yang notabene masjid yang dikelola oleh Pemkab Kukar dan Masjid Darul Mutmainnah Mangkurawang. Dua masjid ini dianggap berpotensi besar menampung banyak jemaah. Untuk melakukan hal-hal positif, selain kewajiban utama untuk Salat.

“Alokasi pemasangan menggunakan anggaran DMI Kukar, untuk pembayaran tiap bulan pakai kas masing-masing masjid,” lanjut Bisyron.

Saat ini upaya kerjasama antara DMI Kukar dan Telkom, selaku penyedia jasa layanan pemasangan wifi gratis. Dibuktikan akan segera melakukan survei ke kecamatan-kecamatan yang diketahui masih ada lokasi yang tidak ada spot jaringan wifi-nya. Masuk daerah yang blankspot.

Ia pun berharap proses pemasangan akan segera rangkum. Paling lambat akan terealisasi pada Juli dan Agustus 2021.

“Semoga segera terealisasi secepatnya untuk kepentingan umat,” tutup pria yang akrab disapa Ustadz Bisyron. (mrf/zul)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim: