Komisi IV Minta Sistem Daring Perlu Perbaikan

SAMARINDA, nomorsatukaltim.com – Memasuki pertengahan bulan Juni ini, menandakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pun akan semakin dekat. Dimana rencana digelar pada Juli Mendatang.

Meski telah dipublikasikan kepada khalayak ramai, Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Salehuddin, S Sos S Fil kembali menekankan bahwa keputusan akhir tetap ada di tangan Gubernur Kaltim, Isran Noor.

Ketika dikonfirmasi media harian Disway Kaltim dan nomorsatukaltim.com, pria yang juga dikenal ramah ini kembali mengingatkan, agar keputusan terkait PTM ini telah disiapkan secara matang oleh Pemerintah Provinsi.

“Saat ini keputusan tetap ada di tangan Gubernur yang memiliki kewenangan penuh secara tanggung jawab dan kepemimpinan jabatan,” ucap Saleh sapaan akrabnya, Rabu (23/6) siang.

Legislator Karang Paci dari Dapil Kukar ini menyampaikan, Komisi IV sebenarnya telah lama mengharapkan sistem pembelajaran secara Daring agar tak terlalu lama. Hal tersebut disebabkan adanya pembelajaran di rumah atau online sangat tidak efektif bagi anak didik.

“Namun, kami tetap mengembalikan lagi keputusan ada di tangan Gubernur. Kita Komisi IV akan memback up apapun keputusan beliau,” Jelas Politisi dari Partai Golkar ini.

Namun, Saleh menegaskan, jika pembelajaran di rumah diperpanjang, pemerintah harus memikirkan apa kompensasi untuk publik.

pemprov iduladha

“Artinya kalau masih harus belajar dari rumah, mekanisme dan metode belajar dari rumah harus diperbaiki. Kalau metodenya masih sama, yah tambah panjang masalahnya,” tuturnya.

Saleh mengharapkan, apapun keputusan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) tetap mempersiapkannya dengan matang. Sehingga, dapat memberikan kesejahteraan kepada masyarakat Kaltim.

“Apabila bisa PTM, berarti masyarakat sudah mendapat kompensasi dari ketidak tatapan muka tersebut,” pungkasnya. (Adv/top)

dprd kaltim
Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim: