ngopi

PPDB Hari Pertama di Kutim, Gawai Masih Jadi Kendala

KUTIM, nomorsatukaltim.com – Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) hari pertama di Kutai Timur (Kutim) secara umum berjalan lancar. Pihak sekolah pun menyiapkan tim untuk membantu orang tua siswa yang mengalami kendala.

Seperti PPDB yang berjalan di SD 001 Sangatta Utara. Proses pendaftaran siswa baru secara online memang masih awam bagi orang tua siswa. Namun panitia menyiapkan tim khusus untuk membantu orang tua siswa jika menghadapi kendala.

“Jadi kami menyiapkan tim ini. Apalagi pola online ini sudah berjalan ketiga kali,” ucap Syahrin Norita, Ketua Panitia SD 001 Sangatta Utara.

Sekolah ini membagi dua loket informasi PPDB. Pertama untuk memastikan apakah tempat tinggal siswa sesuai dengan zonasi sekolah. Kemudian, jika terkendala bisa dibantu oleh operator sekolah di loket selanjutnya.

“Hal ini kami siapkan agar terarah saja. Karena jika tak sesuai zonasi percuma mendaftar,” paparnya.

Pada hari pertama ini, menurutnya kendala yang dihadapi dikarenakan ponsel yang tidak mendukung. Terutama untuk merek Oppo yang sama sekali tak bisa mengakses website PPDB. Adapula seri tertentu pada merek gawai lain yang tidak bisa mengakses.

“Padahal sama-sama android tapi tidak bisa masuk website. Makanya kami bantu lewat operator kami,” urainya.

Kemudian perempuan berhijab ini menjelaskan tahapan PPDB kali ini. Mulai pekan pertama yang berlangsung 21 sampai 26 Juni adalah pendaftaran peserta didik. Lanjut ke pekan dua dari 28 Juni hingga 3 Juli mendatang adalah tahapan seleksi administrasi.

“Di sini kami bersama sekolah lain yang satu zona akan berkoordinasi. Untuk melihat kawasan zonasi siswa,” tuturnya.

Selanjutnya pada 5 Juli mendatang adalah pengumuman penerimaan siswa didik. Dilanjutkan dengan proses daftar ulang dari tanggal 6-8 Juli mendatang.

“Saat daftar ulang seluruh berkas asli dibawa. Untuk dilihat keasliannya, disesuaikan dengan yang telah di-upload di website,” tandasnya. (bct/zul)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply