Syamsuddin: Milenial PPU Wajib Ambil Peran Dalam Pemindahan IKN

PPU, nomorsatukaltim.com – Milenial di Penajam Paser Utara (PPU) diharapkan mengambil peran. Dalam menyongsong pemindahan ibu kota negara (IKN) baru ke Kaltim.

Anggota DPRD PPU muda, Syamsuddin menuturkan generasi muda Benuo Taka harus tanggap. Terhadap isu pemindahan IKN ke sebagian wilayah PPU itu.

“Mereka kaum milenial wajib untuk mempersiapkan diri untuk mengahadapi IKN. Tingkatkan kapasitas diri. Bisa lewat berbagai pelatihan, bisa otodidak,” sebutnya, Jumat, (18/6/2021).

Menuntut pendidikan setinggi-tingginya untuk penerapan disiplin ilmu di PPU juga sangat diperlukan. Namun begitu, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menyayangkan banyak dari sarjana-sarjana yang berkuliah di luar PPU, urung kembali.

“Tak juga dapat disalahkan. Kalau bisa juga, sarjana dari luar, pulang lah ke PPU,” ucapnya.

Satu hal yang turut ia komentari. Soal tidak adanya perguruan tinggi (PT) di daerah termuda kedua di Kaltim ini. Maka dari itu, ia mendukung lembaga-lembaga pendidikan untuk berdiri di sini.

Belakang juga ia ketahui ada beberapa yang mulai tertarik untuk mendirikan. Sepeti Yayasan Pendidikan Islam (Yapis) Penajam dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda. Dalam hal itu, Syamsuddin sangat mendukung.

“Karena di sini juga tidak ada universitas. Jadi PPU ini harus ada universitas, agar mereka setelah lulus sekolah tidak jauh-jauh kalau mau kuliah. Bisa di kampung sendiri. Malau ada yang mau mendirikan, saya sangat mendukung itu,” tutupnya. (ADV/rsy)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim: