Disdikbud Kaltim Tanggapi Polemik Pembongkaran SMA 10

Samarinda, nomorsatukaltim.com – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atau Disdikbud Provinsi Kaltim, Anwar Sanusi menyinggung terkait adanya mispersepsi antar pemerintah, sekolah dan yayasan mengenai gedung SMAN 10 di lahan kampus Melati yang akan dibongkar.

Bangunan itu terletak di Kecamatan Loa Janan Ilir. Rencananya bangunan ini digunakan sebagai gedung sekolah dan perkantoran.

Untuk itu siswa yang masih sekolah di tempat tersebut dipindahkan ke bangunan baru Jalan Perjuangan Kecamatan Samarinda Utara.

Anwar Sanusi menjelaskan bahwa, seluruh pihak saat ini setuju seluruh kegiatan sekolah dipindahkan ke Jalan Perjuangan.

“Salah satunya tempat yang kita pindahi. Tempatnya kita sudah cek, kita bersama-sama empat wakilnya melihat tempat, kita lihat oke,” ujar Anwar Sanusi ketika ditemui awak media, Senin (14/6) siang.

Saat ini pihak sekolah dan Yayasan Melati telah memindahkan beberapa berkas penting ke bangunan baru tersebut.

pemprov iduladha

Namun untuk saat ini kelas yang dibutuhkan di bangunan baru belum tercukupi.

Saat ini pemerintah pun berupaya menambah kapasitas kelas yang dapat menampung sekitar 700 siswa itu.

“Yayasan jangan buru-buru dulu sabarlah. Kita pindah bukan barang saja manusia juga. Ada 700 anak, 700 anak itu mau dikemanakan kita lihat persiapan ini itu. Makanya yayasan harus bersabar. Sekolah sedang berjalan kok,” pungkasnya. (Adv/top

diskominfo kaltim
Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim: