Aksi Curanmor 2 Pemuda, Gondol Belasan Unit Motor di PPU dan Paser

Hasil Curian Digadai di Barabai Kalsel

Paser, nomorsatukaltim.com – Mengaku masalah ekonomi, dua pemuda harus berurusan dengan hukum. Yakni, MDS (20) dan Y (16). Keduanya terlibat kasus pencurian motor (Curanmor). Aksi itu dijalankan sejak April hingga Mei lalu. Total 13 unit kendaraan berhasil dicuri dari berbagai merek.

Lokasi pencurian tak hanya di Kabupaten Paser, melainkan juga di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Dengan rincian, di Paser sebanyak delapan unit dan di PPU lima unit motor. Kendaraan roda dua yang dicuri didominasi jenis matik.

“Motifnya ekonomi, karena tak memiliki pekerjaan tetap,” kata Kapolres Paser, AKBP Eko Susanto SIK, didampingi Kasat Reskrim Polres Paser, AKP Dedik Santoso SIK, saat konferensi pers, Selasa (15/6/2021).

Menjalankan aksinya, kedua pelaku itu tak perlu bersusah-payah, karena kunci motor masih tergantung di motor. Sekira 1 atau 2 hari setelah mencuri, barulah hasil curian itu ditawarkan kepada warga dengan sistem gadai.

“Rata-rata motor hasil curian ini digadaikan mulai Rp 1,5 juta sampai Rp 3,8 juta. Pengakuan dari pelaku (motor) diperoleh dari leasing,” jelas Eko.

Ingin merasa aman dengan hasil curiannya, keduanya tidak menggadaikan di Kabupaten Paser, melainkan daerah Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan.

Pengungkapan bermula, saat seorang warga merasa curiga dengan motor yang tengah melintas di daerah Batu Kajang, Kecamatan Batu Sopang. Karena mirip dengan motornya yang hilang, yakni Scoopy merah, hingga akhirnya melaporkan ke Polres Paser.

Mendapatkan laporan pada Jumat (18/6/2021) lalu, personel Satreskrim Polres Paser dan Polsek Batu Sopang, langsung melakukan penyelidikan lebih lanjut. Keberadaan pelaku Y akhirnya diketahui, hingga dilakukan penangkapan di Jalan Tambang Batu Kajang.

Pengembangan dilakukan, hingga akhirnya pada hari yang sama, MDS ikut diringkus, tanpa perlawanan.

“Untuk fisik kendaraan tak berubah (tidak dipreteli), hanya mengganti pelatnya,” sebut Kapolres.

Kedua pelaku itu disangkakan Pasal 363 ayat 1 KUHP, dengan ancaman hukuman minimal 7 tahun, termasuk pelaku anak di bawah umur. Karena tindakan pencurian berulang kali dilakukan. Untuk pemalsuan pelat, pihaknya akan mendalami pasalnya.

“Akan kami dalami dalam penyelidikannya nanti,” pungkasnya.

Bagi warga yang merasa motornya hilang sekira April hingga Mei, untuk dapat ke Polres Paser. Memastikan apakah kendaraan yang hilang itu miliknya.

Sebagai catatan, MDS sesuai domisili tinggal di daerah Kelurahan Muara Rapak, Kecamatan Balikpapan Utara, dan Y berdomisili di Kecamatan Kuaro. Mencuri terpaksa dilakukan MDS, karena untuk membantu orang tuanya yang tengah terbaring sakit. Sementara Y hanya menemani MDS mencuri. (asa/zul)

Kendaraan hasil curian di Kabupaten Paser:
1 Unit Satria FU KT 2298 EAI
1 Unit Yamaha Nmax Merah KT 5832 JD
1 Unit motor Scoopy Cream KT 2441EBD.
1 Unit Scoopy Merah KT 2521 EB
1 Unit Beat Merah KT 6274 EY
1 Unit Scoopy Putih KT 6043 JA
1 Unit Yamaha Aerox Hitam KT 5931 SS
1 Unit Scoopy Merah Dof KT 3086 J

Kendaraan hasil curian di luar Kabupaten Paser:
1 Unit Scoopy Merah
1 Unit Scoopy Merah Doff
1 Unit Scoopy Biru
1 Unit Jupiter MX Hitam.
1 Unit Yamaha Nmax

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim: