Polnes Berkolaborasi Wujudkan Edukasi Sadar Pengelolaan Sampah

Samarinda, nomorsatukaltim.com – Mewujudkan edukasi yang sadar akan pengelolaan sampah, Bank Sampah Terpadu Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) tergerak mengadakan pendampingan.

Kegiatan tersebut sebagai untuk pelatihan pembuatan kawasan sampah bernilai agar bersinergi dan aplikatif mengenai teknologi pengolahan sampah. Kali ini, menyasar warga Bengkuring yang tergabung di Rumah Able, Care, Cultured (ACC) RT 043 Sempaja Timur.

Koordinator Bank Sampah Terpadu Polnes, Marlinda mengungkapkan bahwa dipilihnya RT 043 Bengkuring karena menjadi salah satu percontohan untuk di Samarinda. Tampak warga yang antusias ketika mengikuti pelatihan ini.
“RT ini akan menjadi kawasan percontohan untuk pengolahan sampah di Samarinda. Kalau daerah lain juga mau pendampingan dengan Polnes juga bisa,” ungkap perempuan yang akrab disapa Linda itu pada Minggu (13/6/2021) lalu.

Linda mengakui ada berbagai tantangan yang dihadapi terkait pengolahan sampah. Sebab minat orang masih sangat rendah.

Bahkan untuk memilah sampah sesuai jenisnya pun masih tak dipedulikan sebagian orang. Berangkat dari tantangan tersebut, pihaknya berkomitmen untuk mengadakan sosialisasi dan edukasi ke sekolah-sekolah. Khususnya di tingkat SD.

Selain itu, Ketua Rumah ACC, Asparuddin juga merespons baik pendampingan dan pelatihan dari Polnes. Terjalinnya kerja sama ini juga menjadi kehormatan bagi pihaknya. Melalui agenda tersebut, Rumah ACC pun akhirnya mempunyai jangka pendek dan jangka panjang ke depan.

“Jangka pendeknya, warga 043 khususnya para ibu mereka bisa memilah dan membuat sampah jadi bernilai. Misalnya dari sisa-sisa makanan atau buah diolah jadi pupuk kompos, pupuk cairan, atau bentuk lain. Setidaknya saat ini untuk kompos dulu,” ungkap Asparuddin.

Dia menambahkan RT 043 menunjuk 1 politeknik yakni Polnes sebagai pusat edukasi yang melalui program Tri Dharma-nya untuk menyelesaikan persoalan sampah. Tentunya dengan kemampuan analisis mumpuni. Sejak 2 Juni lalu, Rumah ACC sudah membangun jejaring dengan Polnes.

“Alhamdullilah Polnes memberikan bantuannya dan menyambut baik dengan MoU ini. Ini berkesinambungan. Tidak cukup di sini. Memang tugas masyarakat, dunia pendidikan, dan pemerintah,” pungkasnya.(top)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim: