Sepekan, Polemik Kampus Melati hingga Bagi-Bagi 1 Ton Ikan

SAMARINDA, nomorsatukaltim.com – Sejumlah berita menarik perhatian selama sepekan terakhir. Seperti polemik kampus Melati atau SMAN 10 Samarinda, kebakaran hebat di kawasan Gunung Bugis Balikpapan, hingga pengusaha bagi-bagi 1 ton ikan gratis kepada masyarakat.

Berikut rangkuman berita yang banyak menarik perhatian masyarakat mulai 3 sampai 12 Juni 2021:

  1. Akhir Cerita Kampus Melati Samarinda, Dibangun Ardans, Tamat di Masa Isran

    Kampus Melati Samarinda tutup buku. Postingan Rusli Masroen di akun media sosialnya menandai berakhirnya kebersamaan Yayasan Melati dengan SMAN 10 Samarinda. Konflik panjang di sekolah favorit itu tak bisa diperbaiki, meski jalan keluar dicari sejak kepemimpinan Awang Faroek Ishak. Yayasan Melati yang fokus di bidang pendidikan, dibentuk pendahulu AFI, Haji Muhammad Ardans.

    Berita selengkapnya klik di sini 

  2. Kebakaran Gunung Bugis, Ditemukan Jasad Terpanggang

    Musibah kebakaran yang terjadi di kawasan Gunung Bugis, Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat pada Sabtu hingga Minggu dini hari menyisakan kesedihan. Setelah berjibaku selama lebih kurang 2 jam memadamkan api, petugas menemukan jasad pria paruh baya yang kuat dugaan adalah Haruna (50) pemilik rumah dimana pertama kali api berasal.

    Berita selengkapnya klik di sini 

  3. Haji Sasa Bagikan 1 Ton Ikan untuk Warga Tenggarong dan Samarinda

    Sebagian masyarakat di sepanjang Sungai Mahakam dimudahkan mendapat ikan air tawar imbas air bangar. Namun tak semua mengalami hal serupa. Terutama para peternak ikan keramba yang merugi akibat peristiwa alam tersebut.

    Untuk itulah Ketua Yayasan Peduli Sesama (YPS) Mansyur Tuah, Haji Suriansyah alias Haji Sasa tergerak membeli 1 ton ikan air tawar jenis nila dan mas. Ikan tersebut kemudian dibagikan kepada masyarakat Tenggarong dan Samarinda, dengan harapan dapat membantu meminimalisasi kerugian yang menimpa peternak ikan keramba.

    Berita selengkapnya klik di sini

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim: