Liga 1 Sistem Series, Borneo FC Dibuat Mumet

Samarinda, nomorsatukaltim.com– Kabar gembira kembali digelarnya liga 1 Indonesia tak seiring dengan kenyataan. Borneo FC harus sedikit bersabar dan menunggu keputusan resmi dari PSSI dan PT Liga Indonesia Baru. Soal rencana kompetisi Liga 1 2021 yang berpusat di Jawa. Mengingat sistem kompetisi nanti berseries. Dibagi menjadi enam series. Mirip dengan olahraga lain. Indonesian Basketball League (IBL) dan Pro Futsal League (PFL) yang digelar dengan sistem seri.

Menanggapi hal itu. Manajer Borneo FC, Farid Abubakar menjelaskan pihaknya akan bernegosiasi dengan PSSI dan operator terkait berbagai kemungkinan yang terjadi. Karena yang pasti, tim luar pulau Jawa bakal mengeluarkan ongkos lebih besar.

Pandemi COVID-19 yang belum berkahir merupakan alasan utama wacana itu muncul ke permukaan. Sementara jika dirunut dari kesuksesan ajang pra musim Piala Menpora kemarin, harusnya liga sudah bisa dijalankan seperti musim-musim sebelumnya. Toh, mekanisme pertandingan dan prokes ketat sudah menjadi kewajiban mutlak.

“Mumet sih ya, pindah-pindahnya ini lho. Maksudnya kita kan kasihan kepada pemain, kita harus ke Jakarta, Banten, Bandung dan Jawa Tengah. Belum lagi soal latihan jelang pertandingan. Adakah lapangan yang mampu menampung seluruh kontestan?” kata Farid, Ahad 13 Juni 2021.

Euforia insan bola tanah air memang perlu mendapat apresiasi. Karena olahraga sepak bola bak candu yang butuh penawar. Namun begitu, jika lumrahnya liga 1 dapat bergulir normal mengapa mesti di sentralisir. Yang dengannya akan cukup berdampak bagi tim-tim dari luar Pulau Jawa terkait dengan biaya operasionalnya tadi.

Borneo FC baru saja mengakhiri program training center selama lebih dua pekan lamanya di Yogjakarta. Sebagai persiapan umum jelang bergulirnya kompetisi musim 2021 pada 10 Juli bulan depan. Termasuk pendatangan pemain potensial demi target tinggi pada kompetisi tersebut.

Farid menambahkan, Borneo FC bersikap sabar. Menanti dengan kepala dingin terkait rumor yang hampir mendekati final itu. Bagaimanapun Pesut Etam bersama seluruh tim kontestan tetap akan patuh kepada keputusan yang telah ditetapkan.

“Sedang kita tunggu jadwal meeting terakhir untuk di fix kan. Kita belum bisa memutuskan apa-apa, masih nunggu rapat terakhir bagaimana nanti baiknya dan kejelasannya. Gambarannya rencana rapat itu bakal di lakukan segera,” pungkas Farid. (frd/fdl)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim: