ngopi

Hibah Bandara Paser, Bupati Minta Dishub Proaktif ke Kemenhub

Paser, nomorsatukaltim.com – Kelanjutan pembangunan Bandara Paser di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Tanah Grogot, nantinya tidak lagi memanfaatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser tinggal difokuskan pada proses hibah ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Sehingga kelanjutannya dipastikan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Kami hanya sebatas penyerahan hibah saja. Ketika itu sudah rampung, maka tanggung jawab pemerintahan daerah juga selesai,” kata Bupati Paser, dr Fahmi Fadli, saat meninjau bandara beberapa hari lalu.

Ditambahkannya, warga juga sangat kritis terkait pembangunan maupun peningkatan infrastruktur. Sehingga Pemkab untuk tidak terfokus pada pembangunan bandara Paser saja. Maka tidak ada salahnya masyarakat mengetahui jika kelanjutannya menggunakan APBN.

Ia bilang, tanggung jawab dari APBD telah selesai. Tinggal menanti penyerahan hibah yang belum terselesaikan. Demi cepat terealisasi, Fahmi meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Paser untuk intens berkomunikasi dengan Kemenhub terkait perkembangan terbaru.

“Kalau perlu dua atau tiga pekan kedepan berangkat ke sana (Kemenhub), bagaimana tindak lanjutnya. Pokoknya harus proaktif,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Paser, Hendra Wahyudi meminta proses hibah segera realisasi. Sehingga pelaksanaan kelanjutan bandara ada kejelasan.

“Jangan sampai sudah dihibahkan, tapi tak tahu kapan kepastian pembangunan lanjutannya,” ujarnya.

Ia memberikan masukan, saat Memorandum of Understanding (MoU) penyerahan hibah, nantinya juga tertuang waktu kelanjutan pembangunan bandara itu.

“Ini agar masyarakat juga mengetahui, dan tidak terkatung-katung lagi,” tutup Hendra. (asa/zul)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply