ngopi

Gua Segegeh Hancur Akibat Tambang

KUTIM, nomorsatukaltim.com – Aktivitas pabrik semen PT Kobexindo sudah memakan korban. Hanya destinasi wisata memang yang hancur. Namun hal ini sangat disayangkan oleh sebagian masyarakat. Apalagi Gua Segegeh ini juga jadi sumber mata air bagi warga sekitar.

Pabrik semen itu wilayah operasinya mencakup dua kecamatan. Batu gamping yang jadi bahan baku semen ditambang di Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon, Kutim. Sedangkan pabrik berada di Desa Selangkau, Kecamatan Kaliorang. Pada desa itulah banyak terdapat destinasi wisata yang terbentuk dari kawasan karst yang akan dieksploitasi.

Hancurnya destinasi wisata ini sangat disayangkan oleh warga setempat. Karena tidak mungkin untuk membentuk lagi gua semacam itu. Apalagi warga juga kerap memanfaatkan mata air di dalam gua tersebut untuk berkebun.

“Jadi salah satu destinasi wisata itu sudah hancur. Padahal gua itu ada sejak lama, karena terbentuknya dari alam,” ucap Amri, pemuda Desa Selangkau.

Ia menceritakan, awal mula warga desa menemukan gua tersebut juga tidak disengaja. Awalnya penduduk dari Pulau Miang yang ingin bertani dan berkebun. Maka beberapa warga coba membuka lahan di Desa Selangkau. Dulunya kawasan di sekitar gua sangat rimbun, hingga tak terlihat bentuk goa.

“Karena dirintis oleh warga sampai akhirnya ditemukan Gua Segegeh itu dan dijadikan objek wisata,” tuturnya.

gua2

Keberadaan destinasi wisata Gua Segegeh sekarang tinggal nama. Karena telah dihancurkan oleh aktivitas pabrik semen. (Hafidz/Nomor Satu Kaltim)

Paling disesali olehnya, karena gua tersebut sebenarnya baru saja booming di masyarakat luas. Itupun karena ramainya aktivitas petualang dan pecinta alam yang berkunjung ke gua tersebut. Jadi manfaatnya belum terlalu lama dirasakan masyarakat sekitar.

“Saya yakin, belum semua masyarakat Kutim yang sudah berkunjung ke gua tersebut,” paparnya.

Gua Segegeh ini memiliki mata air berbentuk telaga di dalamnya. Bahkan beberapa meter dari mulut gua sudah ada genangan. Telaga bentuk cekung dengan kedalaman sekira 3 meter. Dari mata air ini pula terbentuk sungai yang langsung bermuara ke pantai. Namun kini keindahan alam itu telah hancur oleh aktivitas pabrik semen.

Amri pun khawatir, eksploitasi pabrik semen bakal merusak objek wisata lainnya. Sebab di Selangkau ada beberapa destinasi wisata yang berdekatan dengan pabrik semen itu. Pantai Jepu-Jepu dan Air Terjun Tangga Bidadari menurutnya bisa saja senasib dengan Gua Segegeh.

“Jangan sampai warga semakin dirugikan dengan rusaknya tempat wisata lain,” tandasnya. (bct/zul)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply