Persiapan Liga 1, Skuat Borneo FC Masih Pondasi Awal

Samarinda, nomorsatukaltim.com Rangkaian TC Borneo FC akan di akhiri dengan melawan Barito Putra, di lapangan Universitas Negeri Yogyakarta pada Sabtu (12/6/2021) Sore. Laga itu akan jadi penutup dari program sentralisasi skuad Pesut Etam jelang bergulirnya liga 1 Juli bulan depan.

Mmanajer tim Borneo FC, Farid Abubakar kepada nomorsatukaltim.com mengatakan bahwa agenda training center dengan menjalani beberapa kali laga uji coba. Merupakan pondasi awal dalam membentuk generasi terbaik Borneo FC di masa mendatang. Jadi laga uji coba yang dijalani bukan melulu bicara soal menang kalah.

Lebih dari itu, Farid mau penggawa Pesut Etam makin mengenal potensi dan kelebihan antar pemain di setiap lini. Dan secara individu mereka berlomba untuk menempati starting eleven. Artinya, masih ada sedikit waktu untuk mematangkan komposisi utama tim nantinya.

“Ya, besok (hari ini) kita akan tutup rangkaian TC lawan Barito Putra. Pertama kita berharap pemain lebih bagus kondisi fisiknya. Tinggal nanti saat kembali ke Samarinda, akan dilakukan pemantapan sesuai hasil selama TC di Jogja ini,” terangnya Jumat 11 Juni 2021.

Idealnya memang program training yang dilakukan oleh Borneo FC bertujuan untuk memberikan ruang seluas-luasnya kepada seluruh pemain. Untuk mengeksplor potensi yang sudah dimiliki. Sambil meningkatkan kondisi fisik sebagai hal paling mendasar dalam sepak bola. Sehingga ketika pelatih punya ramuan mujarab, di lapangan pemain lebih mudah menyerap.

Farid melanjutkan, usai laga melawan Barito Putra. Pesut Etam maaih akan menghabiskan sisa waktu di Jogja selama dua hari kedepan. Setelahnya pemain akan di liburkan beberapa saat. Dan kembali berkumpul di Stadion Segiri Samarinda menjalani latihan perdana.

“Pemain  akan kita kumpulkan lagi pada 17 Juni nanti. Latihan perdana sebelum gelaran liga. Usai ini mereka kita berikan libur beberapa jari. Supaya pemain bisa merefresh diri dan tidak  jenuh kan. Sembari evaluasi hasil dari TC yang jadi garapan tim pelatih,” pungkasnya.

Sementara itu M Sihran Amarullah, salah satu pemain muda Borneo FC di sektor sayap mengakui kalau timnya masih banyak kekurangan. Namun ia yakin pembenahan yang dilakukan sampai jelang kompetisi, akan berakhir dengan baik.

“Tim ini masih berkembang dalam setiap latihan dan uji coba yang kami lakukan. Pelatih juga ingin itu dan semua bekerja keras untuk bisa mendapatkan performa terbaiknya,” ujar pemain bertubuh mungil tersebut.

Dikatakan Sihran, dalam setiap latihan seluruh pemain selalu berusaha memberikan kemampuan terbaiknya. Selain untuk mendapatkan kepercayaan saat uji coba, kesempatan bermain di Liga 1 juga menjadi bidikan seluruh penggawa Pesut Etam. Ketatnya persaingan mendapatkan tempat, disebut Sihran menjadi alasan utama pemain bekerja dengan keras dalam latihan.
Ia juga mengatakan, dalam empat kali uji coba tim pelatih sudah bisa mengetahui bagaimana kualitas pemain dan siapa yang pantas nantinya mendapatkan kesempatan bermain.

“Empat kali uji coba sangat baik sejauh ini. Kami bisa tahu kelemahan dan pelatih maupun pemain kerja keras untuk memperbaiki itu,” tambahnya.

Sihran menyebut, saat ini secara umum kemampuan fisik pemain sudah semakin bagus. Latihan keras yang dijalankan setiap harinya, baik di lapangan maupun di luar lapangan, dijalankan seluruh pemain dengan maksimal.

“Saya pikir untuk fisik sudah sangat baik saat ini. Tinggal bagaimana kami memahami taktik apa yang diinginkan pelatih biar kami bisa menjalankan intruksi dengan baik dan pastinya membawa hasil positif di setiap pertandingan,” kata Sihran. (frd/bfc/fdl)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim: