alexa

Siap-Siap Tampung, Ini Lokasi yang Akan Mati Air oleh PDAM Balikpapan

Balikpapan, nomorsatukaltim.com – Perumda Tirta Manggar Balikpapan setop produksi mulai Selasa (8/6). Lantaran ada perbaikan kerusakan jalur pipa air baku. Atau transmisi menuju ke Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) di Kampung Damai.

Dipastikan sekitar 45 persen distribusi air bersih di Kota Beriman pakan terganggu. Rencananya, petugas baru diterjunkan memerbaiki kerusakan pipa air sekitar pukul 19.00 Wita.

Target selesai 24 jam. Direktur Teknik Perumda Tirta Manuntung Balikpapan, Arief Purnawarman menyampaikan permohonan maaf melalui jejaring sosial.

Ia mengimbau pelanggan untuk menampung air selama proses perbaikan.

“Mohon maaf yang sebesar besarnya, terutama kepada pelanggan yang daerahnya lebih dahulu mengalami tekanan distribusi yang kecil bahkan tidak mengalir lebih dahulu,” ujarnya.

Perusahaan pelat merah tersebut juga beralasan bahwa 80 persen kontur tanah Kota Beriman berupa perbukitan. Hal itu memengaruhi kemampuan distribusinya.

Bahkan Perumda mengakui sampai saat ini masih ada beberapa daerah yang belum bisa dialiri air bersih selama 24 jam. Perbaikan pipa jalur air bersih itu akan berdampak bagi pelanggannya di beberapa titik.

Antara lain, simpang tiga Kampung Damai, Komplek Bank Duta, Perum Pos & Giro, Komplek Bukit Damai Sejahtera (BDS), Komplek Bukit Damai Indah (BDI), Komplek PLN Pikitring Ring-Road. Warga di Gang Mex, Gang Teratai dan Gang PLN, juga terdampak.

Kemudian perbaikan pipa juga memengaruhi jalur distribusi air di wilayah Balikpapan Selatan seperti di Gang Sampurna, Gang Orienz, simpang tiga MT Haryono, Stalkuda, Gunung Bakaran, Sepinggan, sampai jalan Mulawarman sekitaran PJHI Batakan juga terdampak.

Sementara pemukiman warga di Balikpapan Kota juga terdampak, tepatnya di wilayah Balikpapan Permai, Pasar Baru, Markoni, Klandasan, Pelayaran, serta wilayah Prapatan.

Beberapa lokasi di Balikpapan Tengah yang terdampak antara lain di sekitaran jalan Melati, Telogorejo, Bhayangkara, Cendrawasih, Dondang. Sepanjang jalan Letjen Sutoyo kawasan Gunung Malang, wilayah belakang Toko Utama, Gunung Malang Radar, Auri, Marbo, Siaga, Markoni Auto 2000. Wilayah lainnya yakni sekitaran Gunung Guntur, Gunung Rambutan dan Gunung Kawi.

Wilayah Balikpapan Barat yang terdampak adalah daerah Kampung Baru Ulu, Kampung Baru Tengah, jalan 21 Januari, jalan Sepaku dan sekitarnya.

Tak sedikit warga yang mengeluhkan pelayanan perusahaan pelat merah tersebut. Beberapa warga bahkan mengaku sudah merasakan rendahnya distribusi air bersih sejak tiga bulan lalu.

“Sebelum bulan puasa hingga sekarang 24 jam air PDAM tidak pernah mengalir di jalan Sultan Hasanuddin. Kami hanya mengandalkan air hujan dan air tangki PDAM untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Agus Suwandi, warga Balikpapan Barat.

Hal yang sama dialami warga Baru Ulu, Salafuddin. Ia mengalami kekurangan air bersih dari perumda selama berbulan-bulan.

“Di tempat saya, dua bulan sebelum bulan puasa airnya sudah mati, enggak ngalir di Kampung Baru Ujung,” tukasnya. (ryn/boy)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply