alexa
ngopi

10 Kelurahan Kasus Narkoba Terbanyak di Balikpapan

Balikpapan, nomorsatukaltim.com – Sepuluh kelurahan jadi perhatian Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Balikpapan. Tingginya kasus peredaran narkoba di sana membuat BNNK memberi atensi khusus. Hal itu diungkap Kepala BNNK Kota Balikpapan, M Daud.

“Yang paling banyak ada di kawasan Balikpapan Barat,” ujarnya saat Workshop Penguatan Kapasitas kepada Insan Media untuk Mendukung Kota Tanggap Ancaman Narkoba, Selasa (8/6/2021).

Lanjut Daud, dari sepuluh kelurahan yang dimaksudnya, terdapat Kelurahan Baru Ulu yang sangat diseriusi. Yakni kawasan Gunung Bugis yang memang dikenal sebagai “Kampung Narkoba”.

“Kemarin ada kejadian kebakaran, sehari sebelumnya kita ada mengamankan seorang pengguna,” jelasnya.

Bahkan dalam data yang dirilis BNNK Balikpapan, Kelurahan Baru Ulu alias Gunung Bugis menempati urutan pertama dengan kasus terbanyak dibandingkan kelurahan lain.

“Baru Ulu itu ada 69 kasus sepanjang 2019-2020. Ini kasus paling banyak jika dibandingkan kelurahan lainnya,” tambah Kepala BNNK Balikpapan.

Untuk itu BNNK Balikpapan di tahun ini akan menggencarkan sosialisasi pencegahan terhadap penyalahgunaan narkotika, terutama di kawasan Kelurahan Baru Ulu.

Baca Juga:  Lagi, Warga Binaan Terlibat Peredaran Narkotika di Samarinda

“Tidak hanya di Gunung Bugis saja. Tapi juga di seluruh kawasan lain. Di Balikpapan Timur pun sudah ada kita buat Kampung Tangguh Narkoba,” tegasnya. (Bom/zul)

Data Ungkapan Kasus di 10 Kelurahan Tahun 2019-2020 :

1. Baru Ulu : 69 kasus
2. Baru Ilir : 45 kasus
3. Klandasan Ilir : 43 kasus
4. Muara Rapak : 38 kasus
5. Batu Ampar : 35 kasus
6. Manggar : 30 kasus
7. Sumber Rejo : 27 kasus
8. Gunung Bahagia : 26 kasus
9. Baru Tengah : 24 kasus
10. Damai : 24 kasus

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply