ngopi

Jimmy Beri Tanggapan Terkait Pesta Demokrasi di Pilkades Kutim

Kutim, nomorsatukaltim.com – Tahun ini sejumlah desa di Kabupaten Kutim akan menyelenggarakan pesta demokrasi, yaitu pemilihan Kepala Desa (Kades). antusias masyarakat dan para calon kades sangat luar biasa. Seperti contoh di Desa Swarga Bara, Kecaatan Sangatta Utara, calon kades yang mendaftar ada 11 orang. Sedangkan dalam aturan lebih dari lima akan dikerucutkan menjadi 5 calon saja.

Sebagaimana diketahui dalam Peraturan daerah (Perda) Bupati Kutai Timur (Kutim) No. 07 tahun 2016, Bab III tentang Pemilihan Kepala Desa serentak satu kali atau bergelombang, dalam hal ini jatuh pada pasal 22 ayat 1 huruf C, yang berbunyi, Penetapan calon kepala desa, sebagaimana dimaksud pada huruf b paling sedikit (2) orang atau paling banyak (5) orang calon.

Terbilang sejak awal pendaftaran dimulai, Sekretariat Desa Swarga Bara telah menginput 11 warganya yang mencalonkan diri jelang helatan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Adapun Pilkades serentak tahun 2021 ini merupakan tahap kedua Pilkades yang akan digelar Oktober 2021.

Hal ini membuat Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim) Jimmy, S.T. selaku wakil rakyat daerah pemilihan (Dapil) 1 Sangatta Utara turut angkat bicara.

“Ya begini, jadi ada perda menjelaskan bahwa calon kepala desa itu maksimal hanya lima saja, yang mana nanti pasti menimbulkan kekecewaan bagi calon lain. Jadi berarti ada enam yang harus tereliminasi, dan hal-hal seperti itu biasanya menjadi perasaan yang sensitif, karena ada yang lolos ada yang tidak,” ulasnya.

Politisi PKS itu juga menekankan kepada pemerintah agar menanggapi perihal itu dengan lebih profesional, agar persyaratan itu tidak berkesan bersifat politis. “Terkait jujur atau tidak nya calon, memenuhi syarat atau gimana, saya harap disitu pemerintah berlaku secara profesional,” harapnya

“Pada dasarnya Pemerintah itu profesional, hanya kita gak mau ada kesan-kesan politis, bahwa ada yang mengatur posisi-posisi yang lolos atau tidak lolos,” terang Jimmy

Dirinya juga meminta kepada peserta bakal calon agar dapat bersikap sportif dengan hasil penetapan calon nantinya.

“Mereka juga dengan sadar diri harus siap dan legowo untuk tidak mencalonkan diri, apabila memang namanya belum masuk dalam pencalonan nanti,” tutup Jimmy. (adv)

dprd kutim
Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply