alexa

Fitriyani Ajak Warga Berwisata di Teluk Lombok

Kutim, nomorsatukaltim.com – Wisata Pantai Teluk Lombok berada tidak jauh dari Sangatta, Kabupaten Kutai Timur. Pantai ini berlokasi tepat di Desa Sangkima, Sangatta Selatan, yang berjarak tempuh sekitar 30 menit dari pusat kota.

Di Pantai Teluk Lombok, anda akan merasakan kesejukan dan ketenangan, karena lokasi wisata ini memang cukup tersembunyi dari hiruk pikuk perkotaan. Di sana juga tersedia fasilitas gazebo yang disediakan oleh warga untuk pengunjung pantai.

“Pantai di sini juga terdapat ekowisata mangrove yang indah untuk dikunjungi, untuk warga Sangatta tidak perlu jauh-jauh berwisata. Di sini juga keren kok, wisata kapal di teluk lombok daerah mangrove Teluk Lombok,” ucap Hj Fitriyani anggota DPRD Kutim dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), saat berkunjung ke Teluk Lombok didampingi Kepala Desa sangkima Syahrani dan Camat sangatta Selatan Hasdiah, beberapa waktu lalu.

“Dalam kesempatannya Camat Sangatta Selatan Hasdiah didampingi Kades Sangkima Syhariani juga memaparkan kepada saya beberapa master plan untuk pengembangan ekowisata mangrove di Teluk Lombok, seperti spot foto dan akses jalan,” jelas Fitriyani.

Baca Juga:  Dilantik Jadi Pimpinan Daerah Kutim, Alfian Ucapkan Selamat Kepada ASKB

Dijelaskannya lagi bahwa untuk hutan mangrove di Teluk Lombok saat ini sudah bagus dan asri, serta sudah terdapat fasilitas jalan dan jembatan kayu, hanya tinggal penambahan spot-spot foto serta akses jalan menuju ekowisata mangrove saja.

“Karena akses jalan masih menggunakan akses perusahaan pertamina, maka kedepannya akan di buka akses jalan baru yang tidak melewati jalur perusahaan. Agar kedepannya masyarakat yang ingin berkunjung dapat mudah dan cepat untuk menuju ke lokasi ekowisata mangrove tersebut,” harapnya.

“Untuk mempertahankan keberadaan hutan mangrove maka perlu dikembangkan pemanfaatan hutan dengan tetap menjaga kelestariannya yaitu dengan mengembangkan ekowisata,” tambah Fitriyani.

Untuk diketahui bahwa di hutan mangrove Teluk Lombok terdapat 42 jenis mangrove, yang terdiri dari 17 jenis mangrove sejati dan 25 spesies asosiasi mangrove, 33 jenis burung, serta 10 jenis nekton. (adv)

dprd kutim
Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply