Kaltim Siapkan Strategi untuk Naikkan Investasi

Balikpapan, nomorsatukaltim.com – Sejumlah strategi promosi investasi daerah telah dipersiapkan Pemerintah Provinsi Kaltim untuk meningkatkan nilai investasi.

Melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim, upaya yang dilakukan adalah adaptasi, konektivitas, kreasi dan inovasi untuk mempromosikan investasi daerah di dalam kondisi terbatas saat ini.

“Sesuai beberapa arahan yang kami diskusikan baik eksekutif maupun legislatif adalah skema hybrid yaitu luring maupun daring,” kata Kepala DPMPTSP Kaltim, Puguh Harjanto dalam Focus Group Discussion Mempromosikan Investasi Daerah Di Masa Pandemi yang diselenggarakan secara virtual, baru-baru ini.

Ketika pandemi COVID-19 menyerang, skema hybrid menjadi krusial. Karena semua sektor terdampak dan membuat para stakeholder untuk lebih fokus lagi bagi pengembangan usahanya.

Menurutnya, konektivitas bisa mendukung dari beberapa jalur dan dalam keterbatasan tentu harus kreatif dalam melakukan promosi.

Selain itu, adaptasi sebagai antisipasi COVID-19 dengan penggunaan media sosial. Yaitu memanfaatkan salah satu wadah aktivitas promosi dan adaptasi terhadap pelaksanaan kegiatan promosi dengan penerapan protokol kesehatan.

“Serta adaptasi terhadap pengembangan investasi dari dalam daerah sendiri dengan menciptakan ruang yang proporsional kepada pelaku usaha di dalam daerah,” paparnya.

Strategi lainnya. DPMPTSP Kaltim juga menggelar kolaborasi antar bidang dalam promosi secara internal. Kolaborasi eksternal baik dengan NGO dan instansi vertikal serta kolaborasi universal.

Puguh menyatakan, kolaborasi universal adalah bagi siapapun dapat memberikan masukan dan menjadi agen yang dampaknya dirasakan oleh masyarakat.

“Tentu akan terlihat parameter potensi maupun dari sisi keamanan dan kenyamanan investor yang berinvestasi di Kaltim,” katanya.

Selanjutnya, inovasi pemanfaatan digital marketing, industri MICE dan menciptakan masyarakat sebagai agen promosi yang mandiri.

Jika dirinci, beberapa agenda promosi yang akan dilakukan adalah Indonesia Investment Forum (IIF) 2021, Forum Regional Investment dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta beberapa negara sahabat.

Dalam kesempatan itu, hadir pula yang juga menjadi narasumber adalah Corporate Secretary PT Surya Biru Murni (SBM) Acetylene Cintia Kasmiranti.

Ia mengatakan, yang menjadi target binsis usaha adalah kawasan Indonesia Timur. Sebagai perusahaan lokal yang bergerak dalam industri gas, Cintia merasa optimis pihaknya dapat bersaing dengan perusahaan-perusahaan nasional melalui upaya Initial Public Offering (IPO).

“Kami dari Kalimantan Timur (lokal) akan (berencana ekspansi hingga) ke nasional,” ujarnya.

Cintia menilai beberapa potensi investasi di daerah masih perlu digali agar tidak lagi bergantung untuk memenuhi kebutuhan usaha dari daerah lain.

“Kami punya nitrogen dan oksigen acetylene, sedangkan argon kami masih ambil dari Jawa,” imbuhnya. (fey/eny)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply