Pasca Lebaran, Kasus COVID-19 di PPU Cenderung Turun

PPU, nomorsatukaltim.com – Kasus COVID-19 di Penajam Paser Utara (PPU) cenderung turun pasca lebaran Idulfitri 1442 Hijriah. Meski begitu, Satgas COVID-19 PPU mewanti-wanti potensi lonjakan kasus.

Juru bicara Satgas COVID-19 PPU dr Jansje Grace Makisurat, menjelaskan idealnya kenaikan atau penurunan kasus dapat diketahui satu minggu setelah lebaran. Karena ketika itu, muncul gejala akibat virus tersebut. Jadi pihaknya belum mengetahui dampak terhadap mudik ini.

“Umumnya gejala terhadap dampak virus tersebut muncul pada minggu pertama sampai minggu kedua. Sehingga kami masih belum mendapatkan situasi dampak penyebaran virus ketika mudik itu,” ungkap dia, Kamis (20/5/2021).

Berdasarkan update kasus COVID-19 terakhir, justru cenderung mengalami penurunan jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19. Sejak 22 Maret 2020 hingga hari ini (20/5/2021) total kasus konfirmasi positif mencapai 1.250 orang pasien, dengan perincian 15 orang pasien positif, 52 pasien positif meninggal, serta 1.183 kasus pasien selesai isolasi atau sembuh.

Angka kesembuhan pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di PPU mencapai 1.183 kasus atau 94,6 persen. Untuk pasien berstatus positif sebanyak 15 pasien, 12 orang laksanakan isolasi mandiri dan tiga orang jalani perawatan medis di rumah sakit.

“Seharusnya mengarah semakin baik, seharusnya demikian,” tandas Grace.

Meskipun terjadi penurunan kasus, dia tetap mengimbau agar masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan secara taat. Agar rantai pandemi COVID-19 di PPU bisa diputuskan.

“Tetap taat protokol kesehatan, seperti menggunakan master ketika berada di luar bahkan jika perlu saat di dalam rumah apabila ada tamu dan bertemu. Menjaga jarak, rajin mencuci tangan dengan sabun dan menghindari kerumunan termasuk mengurangi aktivitas di luar rumah,” pungkas dia. (rsy/zul)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply