alexa
ngopi

Venue Tak Maksimal, Paser Ajukan Jadi Tuan Rumah Popda XVI Kaltim

Paser, nomorsatukaltim.com – Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XVI Kaltim yang rencana bakal berlangsung di Kabupaten Berau, pada 28 Juli hingga 4 Agustus. Dipastikan batal terlaksana di Bumi Batiwakal itu.

Tiga dari 10 Kabupaten/kota di Kaltim, mengajukan diri sebagai tuan rumah. Yakni, Kota Samarinda, Balikpapan, dan Kabupaten Paser.

Informasi berhembus, besar kemungkinan Kabupaten Paser bakal menjadi tuan rumah Popda XVI. Tinggal menunggu tanda tangan gubernur. Gelaran ajang dua tahunan itu, rencana bergulir November mendatang.

Menjadi tuan rumah tidaklah mudah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser memiliki banyak pekerjaan rumah (PR). Yakni sarana dan prasarana harus diperhatikan. Jangan sampai, terdapat cabang olahraga (Cabor) yang dipertandingkan di luar Kabupaten Paser. Seperti di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) maupun Kota Balikpapan. Karena venue tidak mendukung.

“Untuk sementara. Memang PPU mengajukan untuk lintas atletik di stadionnya (sepak bola, Red),” kata Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser, Yusuf Sumako.

Ia memastikan, hal itu tak bakal terjadi. Segala upaya bakal dilakukan.

Baca Juga:  Tunggu Proses Hibah, Proyek Bandara Paser Laik Dilanjutkan

“Kami carikan solusi. Pokoknya seluruh cabor, tidak ada gelaran yang dipertandingkan di luar Kabupaten Paser,” tegasnya.

Salah satunya, belum adanya lintasan atletik. Dikatakannya, bakal memanfaatkan Stadion Gentung Temiang, Kecamatan Tanah Grogot. Di mana, bakal menata dan membuat lintasan atletik.

“Itu bisa dikerjakan dalam waktu singkat,” aku Yusuf.

Alasan penginnya Popda diselenggarakan di Kabupaten Paser. Yusuf bilang, jika selama ini, tak pernah ada event olahraga besar, terselenggara di Bumi Data Taka.

“Selama ini. Tak pernah ada sama sekali. Baik Popda maupun Porprov (Pekan Olahraga Provinsi) menjadi tuan rumah. Makanya kami berani mengambil inisiatif, untuk membenahi venue semua cabor yang akan dipertandingkan,” ungkapnya.

Terkait anggaran. Dituturkan Yusuf. Terdapat bantuan keuangan dari Pemprov Kaltim Rp 5 miliar. Dan, pihaknya mengajukan dan mengupayakan ada bantuan dana sekira Rp 10 miliar pada APBD-Perubahan Kabupaten Paser.

“Untuk pembenahan venue. Bupati juga menyarankan selain dari APBD, juga bisa dari pihak ketiga,” tandas Yusuf.

Sebagai catatan, Popda XVI nantinya, 21 cabor bakal dipertandingkan. Yakni, karate, judo, voli, basket, tenis meja, tinju, atletik, tenis, sepak bola, panahan, bulu tangkis, taekwondo, gulat, renang, takraw, pencak silat, dayung, kempo, angkat besi, senam. Serta satu cabor eksebisi catur.

Baca Juga:  IPSI Samarinda Tetap Siapkan Atlet untuk Popda 2021

Sementara dari pantauan awak media Nomorsatukaltim.com, saat melihat Stadion Gentung Temiang, Kamis (20/5/2021), pukul 16.00 Wita, terlihat banyak yang harus ditata. Termasuk arena atletik, serta rerumputan yang mulai meninggi. (asa/zul)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply