alexa
ngopi

Perumda Tirta Manuntung Berharap Tambahan Air Baku 1.000 l/dtk dari PPU

Balikpapan, nomorsatukaltim.com – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Manuntung Balikpapan berharap adanya tambahan air baku dari Penajam Paser Utara (PPU) untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Sampai saat ini cakupan distribusi air baku di Kota Minyak, berada di angka 79 persen. Angka itu belum berubah sejak 2019.

Perumda Tirta Manuntung berupaya meningkatkan cakupan pelanggan air bersih di Balikpapan. Selain kualitas air bersih, layanan cakupan juga menjadi salah satu masalah yang sering dikeluhkan masyarakat. Terutama saat reses para wakil rakyat, baik di tingkat kota maupun di tingkat provinsi. Rata-rata hasil reses dewan meminta pelayanan air bersih.

Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Manuntung Haidir Effendi menyebut pihaknya belum berani meningkatkan target cakupan lantaran masih terkendala beberapa alasan. Antara lain dipengaruhi pertambahan penduduk. “Laju pertambahan penduduk dengan laju suplai kita tidak seirama. Jadi kadang kita kalah,” ujarnya, Selasa (18/5/2021).

Kemampuan layanan air bersih Perumda Tirta Manuntung masih kalah dari laju penambahan jumlah penduduk. Apalagi, pertambahan penduduk pendatang jauh lebih tinggi dari angka kelahiran. Menurutnya peningkatan jumlah penduduk sangat berkaitan dengan isu pemindahan Ibu Kota Negara (IKN). “Ini juga menjadi tantangan bagi kami,” katanya.

Menurut Haidir, Perumda Tirta Manuntung sangat berharap pemenuhan kebutuhan air baku didukung oleh pihak terkait. Misalnya Dinas Pekerjaan Umum (PU) Balikpapan sebagai pihak yang diberi amanah untuk menyelesaikan pembangunan Embung Aji Raden yang berlokasi di pesisir sebelah timur Balikpapan, dengan dukungan anggaran dari pemerintah pusat.

Baca Juga:  Soal Pembangunan Gedung yang Mangkrak, Direktur Teknik PDAM Enggan Bicara Banyak

Namun Haidir sendiri menyadari, kondisi keuangan negara masih belum bisa mengakomodir semua kegiatan-kegiatan di daerah lantaran kondisi ekonomi masih bergumul dengan COVID-19. “Kalau itu sudah jadi, baru kita dapat akses,” katanya.

Itupun, kata dia, tidak menjamin pemenuhan kebutuhan air baku, lantaran hanya bisa menambah sekitar 150 liter per detik. “Kita tuh kurangnya seribu. Kalau semua mau dilayani minimal ada seribu liter per detik tambahan air baku,” tukasnya.

Satu-satunya solusi untuk mencapai tambahan 1.000 liter per detik itu, kata dia, berharap dari Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) dari Semoi-Sepaku, yang masuk wilayah Penajam Paser Utara (PPU).

Namun demikian, pihaknya tetap mengusahakan agar tahun ada penambahan maksimal 3 ribu sambungan baru. “Kita tidak muluk-muluk. Karena tambahan air baku kita terbatas. Itu target optimis, tapi bisa saja diperjalanan tidak sampai karena ada beberapa kendala,” imbuhnya. Perumda Tirta Manuntung merupakan badan hukum baru Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Balikpapan. (ryn)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply