alexa

Terminal Sungai Kunjang Sepi Penumpang, Bus Tidak Ada yang Beroperasi

Samarinda, nomorsatukaltim.com – Pemberlakuan larangan mudik juga berimbas pada operasional bus antarkota dalam provinsi di Kaltim. Seperti yang terpantau di Terminal Sungai Kunjang, Samarinda. Banyak bus gagal berangkat karena tidak ada penumpang.

Padahal, terdapat 20 perusahaan otobus (PO) yang beroperasi di sana. Dengan masing-masing PO mengoperasikan 3 hingga 4 bus.

Penumpang ditengarai menurungkan niat mudik akibat kebijakan larangan yang dikeluarkan pemerintah. Meski bersifat imbauan, ribetnya persyaratan dengan harus rapid test antigen sebelum melakukan perjalanan jadi salah satu faktor penyebabnya.

terminal sei kunjang

Bus-bus yang biasa melayani perjalanan antarkota-kabupaten di Kaltim ini terpaksa berhenti beroperasi karena tidak ada penumpang. (Farid Sholahuddin/nomorsatukaltim.com)

“Untuk bus antarkota dalam provinsi sebenarnya tidak ada pelarangan. Kita ada surat keterangan untuk bisnya agar bisa beroperasi sejak larangan mudik dimulai,” ujar Eko Novianto, operator Terminal Sei Kunjang Samarinda, Rabu 12 Mei 2021.

“Jadi seperti Samarinda-Balikpapan, Samarinda-Kota Bangun syaratnya harus pakai surat ini bagi bus yang ingin berangkat,” katanya lagi, sembari menunjukkan surat perjalanan bus.

Eko mengatakan, sudah dua hari belakangan, terminal sepi penumpang. Adanya larangan mudik dan dengan ribetnya persyaratan yang harus dipenuhi, membuat pemudik enggan melakukan perjalanan.

“Kita lihat saja ini bus tadi pagi tidak jadi berangkat karena tak ada penumpang. Padahal sudah pegang surat perjalanan,” keluhnya.

Eko melanjutkan, sebenarnya potensi peningkatann penumpang cukup bagus, karena terminal antarprovinsi di Samarinda Seberang sedang berlangsung pembongkaran. Alternatifnya penumpang mesti melewati Terminal Sei Kunjang.

“Jadi penumpang yang ke Banjarmasin lewat sini semua. Dalam sehari ada 10 bus yang berangkat,” tutupnya. (frd/eny)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply