alexa

Vaksinasi Massal Tahap II Digelar, Mahulu Mulai Zona Kuning

Mahulu, nomorsatukaltim.com –  Komitmen Pemkab Mahulu untuk terbebas dari cengkeraman COVID-19 semakin besar.  Hal itu dibuktikan dengan kegiatan Vaksinasi Massal Tahap II Termin III COVID-19 oleh Pemkab Mahakam Ulu di Lapangan Kampung Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun,  Sabtu   (8/5/2021) lalu.

Gelaran acara itu yakni bertajuk Vaksinasi Massal Pemkab Mahakam Ulu dan Gerakan Ajak Lansia Vaksin oleh Bhabinkamtibmas dan Personel Polres Kubar. Menyasar warga lanjut usia (Lansia), tenaga pendidik (guru TK/PAUD dan SD), tenaga pelayanan publik (kelompok swasta maupun pemerintahan),  serta para pegawai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup Pemkab Mahakam Ulu yang sering  dinas keluar daerah.

“Merupakan upaya dan usaha Pemkab Mahulu bekerjasama dengan TNI dan Polri dan elemen masyarakat menunjukkan kurva kasus COVID-19 menurun dengan baik. Dari data Satgas COVID-19 Provinsi Kaltim, Mahakam Ulu kini masuk dalam  Zona Kuning dengan kasus terkonfirmasi dibawah 25 kasus,” jelas Bupati Mahakam Ulu, Bonifasius Belawan Geh SH, mengawali membuka acara itu.

Bupati menegaskan, Pemkab telah mengambil kebijakan guna melindungi segenap masyarakat Mahakam Ulu, agar terhindar dari paparan COVID-19  sejak tahun lalu. Menurutnya, meski kondisi saat ini paparan virus mematikan itu telah berkurang, diharapkan agar  seluruh elemen masyarakat tidak terlena.

“Jangan abaikan Protokol Kesehatan (Prokes). Tetap waspada, tidak lengah dan tidak boleh mengaggap remeh COVID-19,” urainya.

Menurut Bupati, salah satu usaha mengatasi dampak COVID-19, selain prokes, perlu hidup disiplin. Bahkan upaya khusus pemberian  vaksinasi kepada seluruh masyarakat.

Dijelaskan bupati, sejak dilaksanakan pertama kali Vaksinasi COVID-19 pada 17 Februari 2021, capaiannya sudah sebanyak 1.840 dosis yang telah disebarkan diseluruh wilayah Kabupaten Mahakam Ulu. Dengan klasifikasi prioritas, secara bertahap pemberian vaksin sudah terlaksana kepada  3.288 warga.

“Supaya diketahui bahwa, vaksinasi COVID-19 ini telah dinyatakan aman oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Dinyatakan halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Fatwa MUI nomor 13 tahun 2021  menyatakan vaksinasi COVID-19 tidak membatalkan puasa dan boleh dilakukan bagi umat muslim yang sedang berpuasa,” urai Bupati Bonifasius.

Orang nomor satu di Mahakam Ulu ini mengingatkan, agar masyarakat tak perlu takut di vaksin anti COVID-19.

“Bagi umat muslim yang  melaksanakan ibadah puasa,  penyutikan vaksin tidak membatalkan puasa,” tukasnya.

Atas nama Pemkab Mahakam Ulu, Bupati Bonifasius Belawan Geh  menyampaikan ucapan terima kasih dan apreseasi yang setingginya kepada Polres, Kodim 0912/KBR, TNI Satgas Pamtas, dan seluruh  unsur TNI-Polri.

“Khususnya Bhabinkamtibmas yang telah berhasil memberikan pemahaman kepada para lansia untuk mau melakukan vaksin. Bahkan mengantarkan dari rumah menuju lokasi vaksin missal,” bebernya.

Hadir pul;a Kapolres Kutai Barat, AKBP Irwan Yuli Prasetyo. Dia menjelaskan, dengan kegiatan vaksinasi massal itu, unsur TNI/ Polri, khususnya jajaran Polres Kubar ikut berperan aktif mendukungnya.

“Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang ada di Mahakam Ulu melakukan pengerahan, pendataan, bahkan mengajak para lansia agar tidak ragu dan kawatir diberikan vaksin,” singkatnya.

Kepala Dinas Kesehatan  Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Kadiskes P2KB) Mahakam Ulu, Agustinus Teguh Santoso menjelaskan, vaksinasi massal tahap II termin III adalah kelanjutan dari penyuntikan vaksin sinovac yang ke-2 bagi para lansia  yang telah mendapat penyuntikan vaksin pertama pada 28 hari lalu.

“Bulan lalu ada 500 orang yang divaksin massal. Pendaftar baru  sekitar 520 orang. Untuk vaksinasi massal tahap II ini mencapai seribu orang. Jumlah  dosis vaksin disediakan hingga 2 ribu dosis,” katanya.

Teguh menambahkan, sejak dilaksanakan  vaksinasi sinovac pertama pada 17 Februari lalu, capaiannya sudah sebanyak 1.840 dosis. Disebarkan se-Mahulu dengan klasifikasi prioritas yang telah ditentukan.

“Sebanyak 3.288 orang warga Mahulu sudah divaksin COVID-19. Sasarannya usia 19-60 tahun keatas. Total dari kelompok sasaran itu sudah sekitar 30 persen. Tetapi dibandingkan dengan total jumlah penduduk Mahakam Ulu, baru berkisar 10 persen yang sudah divaksin,” tandas Teguh Santoso.

Dalam kegiatan itu hadir pula Sekda Mahakam Ulu Stephanus Madang, Komandan Pamtas Yonif 114/RJP  Letkol Inf Indar Irawan, Inspektur Inspektorat Mahakam Ulu Budi Gunarjo Ompusunggu, Kabag Ops Polres Kubar  AKP I Gde Dharma Suyasa,  Kasat Intelkam Polres Kubar  AKP Komank Adhi Andhika, Kapolsek Long Bagun AKP Purwanto,  serta Danramil 0912-03 Long Bagun Lettu Inf I Wayan Sudiarsa. (imy/boy)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply