alexa

Terkendala Anggaran

Pengadaan APD dan Peremajaan Armada Damkar

Tanjung Redeb, Nomorsatukaltim.com – Alat tempur pemadam kebakaran Dinas Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, mendapatkan sorotan dari Wakil Bupati Berau, Gamalis. Mulai Alat Pelindung Diri (APD) dinilai tidak layak hingga armada tidak berfungsi maksimal, alias rusak.

Kondisi itu diketahuinya, setelah mendapatkan laporan masyarakat yang berasa iba melihat petugas pemadam kebakaran memadamkan api dengan APD tidak lengkap. Bahkan, beberapa armada sudah tidak layak operasi.

“Tentu akan mengganggu kerja di lapangan. Bahkan membahayakan keselamatan petugas di lapangan,” katanya kepada Disway Berau, Jumat (7/5).

Namun, mantan anggota DPRD Kaltim ini, belum bisa berbuat banyak. Pasalnya, anggaran daerah belum sepenuhnya stabil dan difokuskan pada penanganan dan penanggulangan pandemik COVID-19.

Pun dengan tahun 2022, bantuan keuangan dari pemerintah provinsi dan pusat masih difokuskan pada penanganan bencana non alam ini. Bahkan, sebagian biaya pembangunan juga dialihkan ke sana.

“Saat ini, keuangan rata-rata difokuskan ke COVID-19 dulu. Kondisi saat ini memang sulit, semoga diperubahan nanti dicoba dianggarkan,” ucapnya.

Baca Juga:  Kekuatan Tendangan

Gamalis berpesan, BPBD harus menyikapi serius minimnya sarana dan prasarana pemadam kebakaran dengan mengajukan pengadaannya. Jangan sampai, setelah kejadian baru diketahui penyebabnya.

“Permasalahan ini saya baru ketahui dari laporan. Kedepannya, hal seperti ini harus disikapi dengan serius,” tuturnya.

Kasi Kedaruratan dan Logisitik BPBD Berau, Azkar membenarkan, APD petugas kurang layak dan sudah “berumur”. Bahkan, jumlahnya tidak mencukupi. Sehingga, saat bertugas hanya menggunakan peralatan seadanya.

“APD yang paling penting fire jaket, sepatu khusus dan alat komunikasi,” paparnya.

Ia menuturkan, jumlah petugas pemadam kebakaran mencapai 50 personel. Untuk APD satu petugas damkar dibutuhkan biaya Rp 5 juta. Sehingga, dibutuhkan anggaran cukup besar, yakni Rp 250 juta.

“Sudah diusulkan, tapi memang anggaran saat ini tidak ada. Sehingga pengadaan APD belum dapat terealisasikan,” tutupnya. */plp/jun

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply