alexa
  • disway
  • pemkab ppu
  • dprd ppu
  • pemprov
  • ngopi

Geografis dan Bisnis Provider

Kendala Pemerataan Jaringan Telekomunikasi

Tanjung Redeb, Nomorsatukaltim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus mengejar realisasi 18 program unggulan. Khususnya, 1.000 titik wireless fidelity (WiFi) gratis di 13 kecamatan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau, Susila Harjaka mengatakan, belum seluruhnya wilayah Bumi Batiwakal terjangkau jaringan telekomunikasi, terutama Internet. Terkendala geografis dan perkembangan bisnis provider.

“Sehingga masih banyak wilayah tanpa jaringan alias blank spot,” ujarnya kepada Disway Berau, Senin (3/5).

Pemberian program bantuan very small aperture terminal  (Vsat) maupun tower telekomunikasi, belum maksimal. Sepanjang tahun 2019-2020, baru 31 titik terpasang stasiun penerima sinyal dari satelit. Mulai sekolah, puskesmas dan perkampungan.

Keterbatasan anggaran Diskominfo menjadi dalih belum sepenuhnya wilayah terpasang Vsat. Sehingga, solusi mengatasi keterbatasan jaringan dengan memberikan regulasi atau dasar hukum pengadaan jaringan bisa dilakukan menggunakan Alokasi Dana Kampung (ADK).

“Entah itu berupa Vsat maupun metode lainnya. Yang terpenting, kampung terbebas blank spot,” ucapnya.

disway

Selain itu, merealisasikan penyediaan 1000 titik WiFI gratis, khusus empat kecamatan di sekitar Tanjung Redeb dapat menggunakan operator swasta untuk menangani titik-titik yang akan dipasang.

Sementara, daerah yang belum terjangkau tower telekomunikasi harus menggunakan alat terkoneksi dengan satelit, agar pemasangan WiFi gratis dapat terwujud.

“Internet Vsat dari program bakti. Selama ini, warga tidak dibebani pulsa dengan radius 50 meter dari titik pemasangan alat penguat sinyal. Jadi sangat sinkron dengan program saat ini,” jelasnya.

Sementara, Bupati Berau Sri Juniarsih mengaku, akan mempertimbangkan menangani pemanfaatan ADK untuk penyediaan sinyal atau internet. Sehingga, rencana penyediaan 1000 titik wifi dapat terwujud.

“Nanti akan coba kami komunikasikan dengan bagian hukum. Apakah bisa atau tidak. Jika bisa, tentu akan sangat membantu program kami kedepan,” ucapnya. */ZUH/JUN

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply