alexa
disway ntt malang

Ikhtiar Menjaga Ketahanan Pangan untuk IKN

MENJAGA ketahanan pangan merupakan salah-satu upaya yang diperkuat oleh Kodim 0906/Tenggarong. Melalui program Kawasan Cadangan Pangan Strategis Nasional Bina Terotori Kodam VI/Mlw di Desa Tanjung Batu, Kecamatan Tenggarong Seberang. Dengan luasan lahan 460 hektare. Basismya integrated farming system.

Charles Alling mengakui bila kegiatan tersebut murni atas arahan Pangdam VI/Mlw. Demi mewujudkan kontribusi TNI AD dalam menjaga ketahanan pangan di daerah. Dengan memiliki kekuatan pangan, maka stabilitas suatu daerah akan terjaga.

“Kepentingan dari kawasan bina teritorial pangan murni untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Terutama petani. Kodim sendiri berperan sebagai pendamping dalam mewujudkan perbaikan sistem dan kualitas pertanian di daerah tersebut,” katanya.

“Saya sangat berterima kasih kepada Pangdam VI/Mlw dan Danrem 091/Asn yang sangat mendukung pelaksanaan program ini. Sehingga berjalan dengan baik. Di mana kontribusi dari kodam seperti dengan dukungan 3 alat berat untuk pembukaan lahan termasuk BBM,” ungkap Dandim.

Pengembangan food estate menjadi landasan utama membangun kemandirian pangan. Hal ini untuk mendukung keberadaan IKN ke depan. Untuk itu ia berharap areal pertanian di Tanjung Batu dapat benar-benar menjadi area percontohan. Ke depan, program ini tak hanya dijalankan masyarakat di desa tersebut. Namun diikuti juga desa-desa lain di Kukar.

Mantan Komandan Satuan Intel Kopassus ini mengakui jika kondisi sosial kemasyarakatan di wilayah tersebut amatlah unik. Jika tidak diberikan contoh terlebih dahulu, maka tidak akan bergerak. Berkat upaya giat anggota di lapangan, membuat hasil produksi relatif tinggi. Masyarakat pun tergerak untuk memperoleh hasil positif dalam mengupayakan lahan pertanian.

Berpijak pada semangat prajurit TNI harus selalu bersama rakyat, bahu-membahu mempertahankan persatuan dan kesatuan, serta menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI. Anggota Kodim 0906/Tenggarong, Babinsa Yuwono, bahkan menghasilkan inovasi produk pupuk organik cair Kartika. Hasilnya dirasakan petani padi di Desa Sumber Sari, Kota Bangun.

Ditambah lagi pengembangan pupuk organik varian lain (serbuk dan blok) yang juga dikembangkan oleh Prada Rozak, salah satu anggota Prabinsa Kodim 0906/Tgr. Hal ini semakin menambah kontribusi nyata TNI di tengah masyarakat.

Ketahanan panganan yang berdampak pada meningkatnya ekonomi masyarakat petani harus didukung upaya nyata dan contoh di lapangan. Anggota TNI bukan warga negara nomor satu serta paling hebat. Namun mereka menjadi seperti itu karena dilandasi keinginan untuk selalu bersama rakyat.

“Kodim juga membantu petani dengan mengembangkan varian-varian pupuk. Termasuk pupuk organik cair Kartika hasil inovasi Babinsa.  Yang mana berguna meningkatkan kualitas tanah hingga tanaman sayur-sayuran,” jelasnya.

“Melibatkan anggota kita di lapangan bersama warga setempat sebagai mitra, tentu harapan besarnya menjadi contoh pembangunan ekosistem pertanian dalam menyokong keberadaan IKN ke depan. Sehingga ketahanan pangan terjaga dan ekonomi pertanian terbangun,” tegas pria berperawakan tinggi besar ini. (rjw/bay)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply