ngopi

BSI Balikpapan Sediakan Rp 4 Miliar Uang Pecahan Baru

Balikpapan, nomorsatukaltim.com – Mendekati Hari Raya Idulfitri 1442 hijriah, animo masyarakat menukarkan uang pecahan baru mulai terlihat. Meskipun belum ramai seperti dua tahun sebelumnya.

Untuk memenuhi kebutuhan uang kartal, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan menyediakan Rp 1,6 triliun. Jumlah itu untuk memenuhi kebutuhan wilayah Balikpapan, Penajam Paser Utara, dan Paser.

Branch Operations & Service Manager Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Balikpapan Firdaus mengatakan, bahwa tahun ini menyediakan Rp 4 miliar untuk kebutuhan pecahan uang baru. Jumlah itu akan bertambah dengan melihat animo masyarakat untuk kebutuhan Ramadan dan Lebaran.

“Tahap pertama minggu lalu sudah menyediakan Rp 2 miliar. Kemudian minggu depan ambil lagi Rp 2 miliar. Total menyediakan Rp 4 miliar,” kata Firdaus saat dijumpai pada Rabu (28/4).

Dia menyebut jumlah uang pecahan baru yang disediakan itu tidak sebanyak dua tahun lalu sebelum pandemi COVID-19. Dua tahun lalu, pihaknya menyediakan Rp 8 sampai 10 miliar.

“Tahun ini separuhnya. Karena belajar dari tahun 2020 lalu. Animo masyarakat yang menukarkan menurun,” tuturnya. Apalagi tahun ini mudik juga ditiadakan.

Sedangkan denominasi atau pecahan uang baru yang disediakan bervariasi. Dari pecahan kecil Rp 1.000 hingga Rp 100.000. Bahkan uang pecahan baru kebutuhan lebaran tahun ini ada yang berbeda dari tahun sebelumnya. Karena, kali ini perbankan juga melayani Uang Peringatan Kemerdekaan (UPK) Rp 75 ribu.

“UPK Rp 75 ribu bisa digunakan bertransaksi. Jadikan momen penukaran uang ini sebagai momen sosialisasi. Karena Rp 75 ribu ini bisa buat berbelanja,” kata Firdaus di sela aktivitasnya.

Adapun pelayanan kebutuhan uang Ramadan dan Lebaran dilayani yaitu mulai pukul 08.30-14.00 Wita. Kata dia, pelayanan bukan hanya nasabah BSI tetapi juga melayani untuk umum yang membutuhkan pecahan baru. BSI sendiri di Balikpapan terdapat 9 titik pelayanan.

Ia menambahkan jumlah kartal yang disediakan didistribusikan 9 unit yang tersebar di Balikpapan. “Saat ini animo belum begitu terlihat. Tapi ada saja nasabah yang menukarkan uang pecahan baru,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang nasabah Owi mengatakan, memiliki uang pecahan baru di momen hari raya menjadi hal yang unik. “Unik karena memberikan bonus kepada saudara khususnya anak-anak kecil,” katanya.

Karena itu, kebutuhan uang pecahan baru ini menjadi kebutuhan. Walaupun jumlah yang dibutuhan sesuai isi kantong. “Tidak banyak yang saya tukarkan. Cuma Rp 5 ribuan dan Rp 75 ribu,” pungkasnya. (fey/eny)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply