ngopi

Pemilihan BPK Ujoh Bilang, Begini Pesan Camat

Mahulu, nomorsatukaltim.com – Kampung Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), secara resmi telah melaksanakan pemilihan calon anggota Badan Permusyawartan Kampung atau BPK periode 2021-2027, berlangsung di Balai Adat Kampung Ujoh Bilang, Rabu (28/4/2021).

Acara pemilihan umum calon anggota BPK itu berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) COVID-19 yang ketat. Dilaksanakan secara demokratis. Diikuti oleh 9 calon anggota BPK dari 15 Rukun Tetangga (RT) se-Ujoh Bilang.

“Sesuai Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada 2020, Kampung Ujoh Bilang tercatat sekitar 3.400 pemilih. Tersebar pada 15 RT. Dalam pemilihan calon anggota BPK ini antusiasme masyarakat bagus. Hampir semua warga yang terdaftar dalam DPT hadir memilih,” jelas Camat Long Bagun, Yason Liah kepada Harian Disway Kaltim dan Nomorsatukaltim.com, Rabu (28/4/2021), usai ia memantau langsung pelaksanaan pemilihan itu. .

Sebelum pemilihan calon anggota BPK dimulai, Camat Yason Liah sempat memberikan pengarahan kepada seluruh petugas pemilihan dan warga yang hadir terkait pencegahan COVID-19. Dia mengatakan dari sisi presentase, pemilihan calon anggota BPK Kampung Ujoh Bilang sangat presentatif.

“Berharap agar kampung se-Kecamatan Long Bagun dapat berkaca dari Ujoh Bilang, jika melaksanakan pemilihan calon anggota BPK selanjutnya sesuai jadwal,” ujarnya.

Yason Liah menjelaskan, BPK dan Petinggi (Kepala Kampung) dalam melaksanakan pembangunan kampung harus sinkron. Pentingnya BPK kata dia, adalah representasi dari demokrasi yang berjalan.

“”BPK atau BPKam, merupakan keterwakilan dari unsur-unsur masyarakat di kampung. Selama ini sudah berjalan. Kalau pun ada koreksi itu merupakan proses dari demokrasi,” tegasnya.

Camat Yason Liah berpesan kepada BPK se-Long Bagun, agar dalam mengawal dan melaksanakan pembangunan kampung mampu melaksanakan kerja dan kinerja professional. Mneurutnya, BPK harus mampu terlibat dalam perencanaan, pengawasan, saling koreksi, dan balancing (seimbang) dalam pembangunan bersama Petinggi dan aparatur kampung.

“Sehingga prioritas dan kualitas pembangunan tercapai dan berjalan dengan baik. Utama, pembangunan kampung harus merupakan hasil pemikiran semua pihak. BPK harus berintegritas, berkualitas, menghasilkan kuantitas pembangunan menjadi lebih baik,” tandasnya.

WhatsApp Image 2021 04 30 at 12.00.07

Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan Calon Anggota BPK Kampung Ujoh Bilang, Stanislaus Leo menjelaskan, pemilihan calon anggota BPK Ujoh Bilang berjalan sukses. Diikuti oleh 9 calon anggota. Dia mengharapkan siapapun terpilih menjadi anggota BPK Ujoh Bilang dapat melaksanakan tugas mengayomi masyarakat sesuai tugas pokok dan fungsi.

“BPK sebagai badan parlemen kampung. Anggota BPK merupakan perwakilan dari penduduk kampung. Tugas BPK mengawasai program pembangunan yang telah disusun pemerintahan kampung,” urainya.

“Saya melihat antusias masyarakat Ujoh Bilang sangat besar hadir ke TPS memilih calon anggota BPK. Semoga siapapun dari 9 itu yang terpilih, agar bisa mengemban amanat masyarakat,” pungkas Stanislaus Leo.

Untuk diketahui, dalam pemilihan calon anggota BPK itu, sekitar pukul 08.30 Wita, hadir pula Wakil Bupati Mahulu Yohanes Avun bersama istrinya Anastasia Dang Avun ikut memilih di Balai Adat Kampung Ujoh Bilang. Wabup bersama istrinya merupakan warga Kampung Ujoh Bilang.(imy)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply