alexa
disway ntt malang

Safari Ramadan di Waru, AGM Minta Ini ke Masyarakat

PPU, nomorsatukaltim.com – Protokol kesehatan (prokes) bagi Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud masih menjadi konsentrasi utama. Mengingat penyebaran  COVID-19 hingga saat ini juga belum ada kata selesai termasuk di PPU.

Ia tak mau hal buruk terjadi. Yang akhirnya berdampak pada isu-isu strategis pembangunan daerah. Termasuk pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kaltim.

“Jangan sampai kejadian penyebaran COVID-19 seperti yang terjadi di India beberapa hari terahir ini. Bahkan diberitakan gelombang kedua tersebut virus mematikan ini dalam sehari telah menelan korban kematian hingga ratusan ribu jiwa disana,“ kata AGM disela-sela kegiatan Safari Ramadan yang digelar di Masjid Darul Aman Kecamatan Waru, Senin, (26/4/2021).

Dalam kegiatan itu, Wakil Bupati PPU Hamdam dan sejumlah pimpinan Forkopinda di lingkungan Pemkab PPU juga hadir. Dipenghujung acara ini, Bupati AGM juga menyerahkan bantuan uang secara simbolis kepada pengurus Masjid Darul Aman sebesar Rp. 25 Juta.

Lanjut. Ia berharap seluruh masyarakat PPU tetap patuh terhadap prokes. Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, secara terbuka orang nomor satu di daerah otonomi termuda kedua di Kaltim ini meminta kepada seluruh jama’ah masjid yang hadir, untuk dapat menyampaikan pesan penting itu kepada warga lainnya.

“Saya minta seluruh jama’ah yang ada saat ini setelah sampai rumah langsung mandi dan mengganti pakaian. Karena kita akan berkumpul bersama keluarga jangan sampai ada virus yang kita bawa,“ kata AGM.

Ada satu hal lagi yang disampaikan. Harapannya warga memiliki mental terbuka. Sebagai penyambung lidah masyarakat, katanya, tokoh agama dan tokoh masyarakat perlu membantu pemerintah menyampaikan kepada warga. Agar terbuka dalam menyambut pemindahan IKN ke PPU.

Karena ia optimis. Tatkala pembangunan IKN sudah berjalan, infrastruktur yang ada di Kaltim akan berkembang. Termasuk PPU.

“Masyarakat harus menerima pemindahan IKN. Jika IKN sudah pindah, insyaallah pembangunan Ifrastruktur akan selesai. Bukan hanya di PPU maupun Kaltim, tetapi di seluruh Kalimantan akan selesai,” ujarnya.

Berkaitan dengan hal awal tadi, ia berdoa Smsemoga pembangunan IKN bisa berjalan dengan baik.
Ramadan ini saling bersilaturahimi dan menerapkan protokol kesehatan dan saling menjaga jarak kerena pandemi COVID-19 saat ini belum berakhir.

“Jangan sampai kasus Covid-19 naik menjadi alasan pembangunan IKN ditunda,” pungkasnya saat Safari Ramadan baru-baru ini. (rsy)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply