alexa
disway ntt malang

Jelang Buka Puasa, Ruko Tiga Pintu Terbakar

Samarinda, Nomorsatukaltim.com – Sebuah bangunan ruko tiga pintu di Jalan Wahid Hasyim I, terbakar. Diduga api berasal dari sebuah kios laundry sepatu di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Musibah kebakaran terjadi sekitar pukul 15.50 Wita hingga, tepatnya di RT 11 Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

Humas Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Samarinda Hery Suhendra saat dikonfirmasi membenarkan kejadian kebakaran ini, dia menjelaskan area terbakar yakni 1 bangunan ruko dengan 3 pintu.

“Saat api berkobar penghuni ruko tidak berada di tempat (diduga asal mula api). Korban luka dan jiwa negatif,” sebutnya dikonfirmasi, (28/4/2021).

Menurutnya dugaan sementara api pertama kali berasal dari sebuah kios laundry sepatu milik seorang warga bernama Rulli (29).

“Penyebab dan asal api diduga dari kios laundry sepatu. diduga akibat konsleting listrik. Saat kejadian dalam kondisi kosong. Untuk penyebab pasti, masih dalam penyelidikan Polsek Sungai Pinang,” tegas Hery Suhendra.

Kendala di lapangan sendiri tak begitu banyak, lantaran Posko II Disdamkar Kota Samarinda yang tak jauh dari lokasi, sekitar 500 meter.

Alutsista di lapangan, 6 unit Tanki Fire Truck Disdamkar dan PMK Relawan, 6 unit Portable Relawan, terhitung diturunkan.

“Posko II ada tiga unit dan bantuan dari posko I ada dua unit yang turun ke lokasi musibah pemadam kebakaran untuk dilakukan pemadaman api serta dibantu Relawan gabungan Kota Samarinda,” ungkapnya.

Disdamkar Kota Samarinda juga dibantu Tim Medis, Babinsa, Bhabinkamtibmas, jajaran Polsek Sungai Pinang, PLN Samarinda dan instansi terkait lainnya.

Terpisah Kapolsek Sungai Pinang, Kompol M. Jufri Rana mengatakan bahwa musibah kebakaran yang terjadi kini tengah diselidiki penyebab pastinya oleh anggota kepolisian di lapangan.

“Kami masih selidiki, apakah dari dugaan konsleting listrik atau hal lain,” singkatnya. (bdp/sam)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply