alexa
disway ntt malang

Terlalu Banyak Makan Es Krim, Ini Lima Efek Sampingnya

ES krim kerap menjadi camilan idola di tengah terik siang hingga ketika hati sedang gundah karena rasa yang enak dan menyegarkan. Namun di balik itu, ada sejumlah efek samping terlalu banyak makan es krim yang menghantui.

Seperti kebanyakan makanan manis lainnya, es krim mengandung banyak kalori, gula, serta lemak. Berikut sejumlah efek samping terlalu banyak makan es krim, seperti dilansir Eat This, Not That!.

Pertama, risiko penyakit jantung. Makan es krim berlebihan dapat membahayakan jantung. Pasalnya, 1 pint es krim yang dijual di supermarket bisa mengandung 44 gram lemak jenuh. Jumlah tersebut mencapai 220 persen asupan lemak jenuh harian.

Lemak jenuh ini dapat meningkatkan kadar kolesterol “jahat”. Sehingga meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Kedua, kesehatan pencernaan terganggu. Dalam usus ada ‘kehidupan’ bakteri baik yang perlu dijaga keberlangsungannya karena menguntungkan kesehatan Anda. Namun, mereka tidak bekerja dengan baik saat Anda menambah gula dan lemak jenuh. Seperti yang banyak terkandung dalam es krim.

Studi telah menemukan bahwa konsumsi tinggi lemak dapat menurunkan tingkat bakteri menguntungkan Bacteroidetes dan meningkatkan tingkat Firmicutes bakteri jahat, perubahan yang telah dikaitkan dengan obesitas dan perkembangan penyakit kronis selanjutnya.

Penelitian lain menambahkan, asupan tinggi lemak dan asam lemak jenuh dapat berdampak negatif pada kekayaan dan keragaman mikrobiota—yang berarti kesehatan pencernaan Anda terganggu.

Ketiga, berat badan meningkat. Efek samping terlalu banyak makan es krim lainnya adalah berat badan meningkat.

Dari makan banyak es krim, asupan kalori harian bisa bertambah 500-1000 kkal. Penambahan ini berarti berat badan bisa naik 1/2 sampai 1 kg per minggu.

Sebagai perbandingan, makan 1 pint es krim dalam 1 minggu membuat asupan kalori beberapa orang bertambah 1.200 kkal. Jumlah ini sangat besar dan berisiko kelebihan berat badan.

Keempat, lemak perut meningkat. Tidak hanya membuat berat badan bertambah, efek buruk dari makan es krim terlalu banyak juga meningkatkan lemak perut. Lemak perut atau lemak visceral akan menumpuk di bagian perut.

Jenis lemak ini biasanya disimpan di dekat hati, lambung, dan usus. Bisa juga menumpuk di arteri yang pada akhirnya meningkatkan risiko kesehatan seperti diabetes tipe 2 hingga penyakit jantung.

Kandungan pada es krim yang membuat lemak perut bertambah adalah gula di dalamnya. Untuk diketahui, konsumsi satu ember es krim ukuran satu liter setara dengan konsumsi lebih dari 90 gram gula tambahan.

Setengah dari jumlah tersebut kemungkinan berupa fruktosa yang juga ditemukan pada minuman manis seperti soda. Asupan fruktosa inilah yang memicu peningkatan lemak perut.

Kelima, mengalami kabut otak. Brain fog atau kabut otak merupakan kondisi saat seseorang sulit berkonsentrasi atau fokus. Kabut otak bisa menjadi tanda adanya penyakit dalam tubuh. Pemicunya beragam seperti stres berat, kurang tidur, atau perubahan hormon.

Selain itu, kabut otak ternyata bisa juga disebabkan karena pola makan. Seperti terlalu banyak lemak jenuh dan gula tambahan. Salah satunya yang ditemukan pada es krim.

Sebuah tinjauan ekstensif dalam jurnal Nutrients menemukan, tinggi lemak jenuh dan gula dapat melemahkan keterampilan kognitif dan memori.

Satu liter es krim tidak hanya mengandung lebih dari dua kali lipat asupan lemak jenuh yang direkomendasikan. Tetapi juga dapat mencakup dua kali lipat jumlah gula tambahan.

Oleh karena itu, salah satu efek samping terlalu banyak makan es krim yakni mengalami kabut otak atau sulit fokus. (cnn/qn)

Sumber: 5 Efek Samping Terlalu Banyak Makan Es Krim

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply