alexa
  • disway
  • pemkab ppu
  • dprd ppu
  • pemprov
  • ngopi

Satgas Kaji Pelaksanaan Salat Id

Balikpapan, Nomorsatukaltim.com – Dua pekan lagi, umat muslim akan melaksanakan salat Id dan menyambut Hari Raya Idulfitri. Sementara Satgas Penanganan COVID-19 Balikpapan juga mulai mengkaji bagaimana sebaiknya pelaksanaan salat Id selama masa pandemi.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi menyebut ada tiga pilihan alternatif yang sedang dikaji. Pertama seperti imbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Agar masyarakat sebaiknya melaksanakan salat Id di rumah masing-masing.

“Kalau agak meningkat, bisa jadi kita mengikuti imbauan MUI, lebih baik di rumah saja. Bisa jadi ada pembatasan, hanya di masjid saja. Bisa jadi hanya kaum laki-laki saja yang dianjurkan salat Id, sementara wanita dan anak-anak sebaiknya di rumah saja,” ujar Rizal, Selasa (27/4).

Selain tiga pilihan itu, ada juga opsi lain yakni menerapkan pembatasan seperti sekarang. Jadi, ibadah di masjid secara berjamaah tetap bisa dilaksanakan dengan pembatasan berupa memberi jarak sekitar 1 meter setiap orang. “Nanti kita lihat perkembangan di minggu-minggu terakhir,” katanya.

WhatsApp Image 2021 04 27 at 21.04.27 1

Untuk saat ini, ia menyebut ada kecenderungan kasus terkonfirmasi positif harian melandai. Terutama, penurunan dari sisi tingkat kematian. Namun demikian, satgas juga tidak boleh lengah.

Ia mencontohkan kasus COVID-19 yang terjadi di India. Yang kini grafik kasusnya semakin menanjak setelah adanya pelonggaran. “Lebih baik menjaga, mengantisipasi dari pada kejadian. Karena MUI juga sudah mengimbau sebaiknya di rumah saja,” katanya.

disway

Menurutnya selama ini satgas juga memiliki aturan pembatasan sesuai zonasi. Jadi kalau suatu wilayah masuk dalam zona oranye atau zona merah, maka otomatis satgas diharuskan tegas dan menutup sementara rumah ibadah yang ada di kawasan tersebut.

“Pokoknya kita lihat kalau agak rawan maka kita akan pilih (opsi) yang mana yang paling aman,” terangnya.

Sementara itu, pihaknya juga tetap akan melaksanakan rapid antigen bagi khatib dan panitia pelaksana salat Id, tiga hari menjelang hari raya. “Tetap akan kita laksanakan untuk mencegah terjadinya penularan,” imbuhnya. (ryn/eny)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply