alexa
disway ntt malang

Waspada Pelecehan melalui Sosmed

Tanjung Redeb, Nomorsatukaltim.com – Ancaman grooming bermedia sosial di tengah pandemik COVID-19 menjadi perhatian Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Berau, Yusran.

Dia khawatir, modus baru pelecehan seksual melalui dunia maya itu, kembali terjadi di Kabupaten Berau. Pasalnya, selama pandemik, banyak dihabiskan di depan layar smartphone. Terutama pelajar dan mahasiswa.

“Memang ada rasa khawatir, lantaran sudah ada satu kasus yang membuktikannya,” ungkapnya.

Sementara, jika korban dan pelaku melaksanakan secara sukarelawan, bisa saja kategori kejahatan masuk dalam sextexing yang dikhawatirkan bisa marak terjadi. Terutama pada kalangan remaja di bawah usia 17 tahun, yang belum bijak dalam bersosial media.

Meskipun, ranah UPTD PPA tidak masuk untuk pencegahan, namun hal itu harus dilakukan guna meminimalisir adanya kekerasan atau kejahatan seksual di sosial media. Tentu, peran orangtua dan keluarga terdekat sangat besar dalam melakukan monitoring dan pembinaan.

“Beberapa kasus yang masuk, pemantauan dari keluarga yang kurang,” terangnya.

Beberapa faktor dapat mempengaruhi, ketika sosial anak kurang bergaul, media sosial menjadi wadah pelarian menghilangkan rasa sepi.

“Karena masih pandemik, dan sekolah belum bisa dibuka, diharapkan orangtua bisa mengajak anaknya untuk berinteraksi dan melakukan pengembangan diri,” tandasnya. */RAP/JUN

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply