alexa
disway ntt malang

ABTI Kaltim Dambakan Try Out ke Luar Negeri

Samarinda, nomorsatukaltim.comTIM bola tangan Kaltim masih penasaran untuk bisa menjalani try out di luar negeri. Setelah wacana serupa pada tahun lalu gagal dilaksanakan karena pandemi COVID-19. Minimal, mereka berharap bisa membawa tim putri ke Thailand.

Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Kaltim pada tahun lalu, mengajukan proposal untuk menjalani try out ke Korea Selatan atau Belanda. Negara pertama adalah pusat kekuatan bola tangan Asia. Sementara Belanda adalah yang terkuat di Eropa.

Namun karena pandemi, yang turut mengerucutkan dana hibah yang didapat KONI Kaltim. Wacana tersebut harus dibatalkan. Pun dengan semua proposal try out luar negeri dari seluruh cabor. Dengan alasan kesehatan dan anggaran.

Tahun ini, keinginan menjalani try out ke luar negeri ternyata belum pupus. Secara khusus oleh Pengprov ABTI Kaltim. Mereka masih berhasrat membawa minimal tim putri. Yang pada Pra PON lalu meraih emas. Bisa dibawa ke negara orang. Bukan ke Korsel atau Belanda. Melainkan untuk menantang tim kuat di Asia Tenggara saja. Merujuk pada peta kekuatan termutakhir, Thailand dan Vietnam adalah dua negara ASEAN terkuat di cabor bola tangan.

Samarinda, nomorsatukaltim.com –  Tim Bola Tangan Kaltim tetap ingin merasakan atmosfer pertandingan di luar negeri. Sebagai persiapan khusus sebelum bertanding di ajang bergengsi PON Papua. Bermodal medali emas tim putri yang wjib di pertahankan.

“Kita berharap tim bola tangan putri kaltim yang mendapat emas Pra PON tetap mendapat kesempatan meningkatkan jam terbang dan pengalamanya di luar negeri.  Dengan harapan mampu mempertahankan medali emas di PON nanti,” kata Ketua ABTI Kaltim Suryadi Gunawan belum lama ini.

“Semoga paling tidak, minimal kita masih bisa ke Thailand. Karena kekuatan Asia ada di Korea. Untuk ASEAN ada di Thailand dan Vietnam. Itu yang kita minta. Karena biaya tentu juga enggak terlalu besar kan,” tutup Suryadi.

Suryadi berharap benar permintaan try out ke Thailand itu bisa terwujud. Sehingga paling tidak dua bulan sebelum PON. Atau saat dalam Puslatda, tim putri bisa terbang ke Negeri Gajah Putih untuk menjajal kekuatan mereka. (frd/ava)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply