alexa
  • disway
  • pemkab ppu
  • dprd ppu
  • pemprov
  • disway ntt malang

Fashion Show Batik Lokal PPU di HUT Desa Bangun Mulya

PPU, nomorsatukaltim.com – Fashion show batik tulis lokal Sekar Buen digelar secara virtual. Tersaji dalam gelaran HUT ke-11 Desa Bangun Mulya, Kecamatan Waru, PPU. Gelaran seni dan budaya ini berlangsung meriah. Meski berada dalam situasi pandemi COVID-19.

Kepala Desa Bangun Mulya, Sudono mengatakan perayaan terpaksa dilakukan secara virtual untuk meminimalisasi kerumunan masyarakat.

“Batik tulis Sekar Buen merupakan hasil produksi lokal dari warga Desa Bangu Mulya. Menjadi produk andalan,” katanya, Jumat, (16/4/2021).

Bertempat di aula desa itu dibalut dengan penampilan berbagai seni budaya yang ada di desa setempat. Mulai pertunjukan kesenian kuda lumping, Rebana Al-Hidayah, musik akustik, aksi pencak silat dari Persatuan Setia Hati Terate, senam tari ginuk-ginuk , puisi serta menampilkan band lokal yaitu LA324NK.

Kegiatan ini, lanjutnya, sukses terselenggara berkat dukungan dari Pemkab PPU melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) PPU serta Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) PPU.

Sudono berharap, dengan fashion show yang mengangkat tema “Ayo Bangkit Bersama, Berkarya Untuk Desa, Daerah dan Negeri di Era Pandemi COVID-19” ini mampu menghibur masyarakat. Pun memberikan semangat baru dalam mengahadapi keadaan.

disway

Tentunya momentum ini juga bakal jadi unsur perangkat desa, untuk berbenah semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan yang baik untuk warga.

“Untuk itu di HUT ke-11 Desa Bangun Mulya ini marilah kita bersama-sama untuk mempererat tali persaudaraan dan menggiatkan kegiatan gotong royong agar kedepannya desa tercinta kita ini akan memberi nuansa positif untuk kemajuan Desa menuju perubahan yang lebih baik,” jelasnya.

Terpisah, Ketua Dekranasda PPU Risna Rais Abdul Gafur mengungkapkan mendoakan agar semua desa di PPU semakin berkembang dan jaya. Terutama pada Sentral Batik Tulis Sekar Buen.

“Saya yakin kita mampu menjadi yang terbaik, dengan motif-motif khas serta menjadi ciri khas daerah kabupaten PPU. Kita semua juga berharap di bulan yang mulia ini semua doa terkabul agar pandemi COVID-19 ini segera berakhir dan dapat beraktivitas secara normal kembali,” tutup Risna. (rsy/zul)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply