ngopi

Semoga Tak Biarpet

TANJUNG SELOR, DISWAY – PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kalimantan Utara, memastikan pasokan listrik kepada pelanggan tetap terjaga selama bulan Ramadan hingga Idulfitri 1442 Hijriah.

Manager PLN UP3 Kaltara, Suparje Wardiyono mengatakan, akan selalu siaga 24 jam, untuk memastikan suplai listrik lancar tanpa kendala.

Dirinya juga meminta masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pemenuhan listrik di Kaltara, khususnya di wilayah Bulungan. “PLN tetap berupaya menjaga keandalan pasokan tenaga listrik di Bulungan dan sekitarnya. Jadi, masyarakat bisa beribadah dengan lancar dan baik selama puasa, dengan pasokan listrik yang tak terganggu,” ujar Suparje, Kamis (15/4).

Saat ini pun, lanjutnya, tidak ada agenda pemeliharaan mesin yang dilakukan PLN. Terkecuali ada gangguan teknis yang sifatnya di luar perencanaan. Seperti terjadinya bencana alam, yang berdampak langsung kepada jaringan listrik. Dan, dirinya juga menyampaikan bahwa PLN telah menetapkan standar pelayanan pada masa Ramadan dan Idulfitri sampai dengan H+10, yakni dengan status siaga.

“Jadi selama itu, tidak ada pemadaman bergilir ataupun pemeliharaan jaringan  dengan skala prioritas,” ujarnya.

Sekalipun ada kendala di lapangan, pihaknya juga telah memiliki energi cadangan yang dapat digunakan. “Daya mampu seluruh sistem Kaltara adalah 101 megawatt (MW). Itu total. Jika di-breakdown di setiap pembangkit, tentu sudah termasuk cadangan dayanya,” jelasnya.

Menurut Suparje Wardiyono, beban daya puncak tertinggi di Kaltara pada Maret 2021, sebesar 88 MW. Jumlah daya tersebut merupakan yang paling tinggi dibanding penggunaan pada dua bulan sebelumnya. Yang mana beban puncak di Januari sebesar 82 MW, dan Februari sebesar 80 MW.

“Biasanya beban daya puncak tertinggi seperti yang terjadi di bulan Maret itu, cuaca yang lagi panas-panasnya. Tapi itu tidak mengganggu pasokan listrik di Kaltara, khususnya selama Ramadan ini,” ujarnya. */ZZA/REI

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply