ngopi

Jalan Beriringan

TANJUNG REDEB, DISWAY – Keduanya penting. Pemulihan ekonomi dan penanganan COVID-19. Makanya harus jalan beriringan.

Demikian ditegaskan Bupati Berau, Sri Juniarsih. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau disebutkan sangat serius menangani keduanya. Tanpa mengenyampingkan persoalan lainnya.

Sri Juniarsih mengaku fokus percepatan pemulihan kesehatan dan ekonomi.  “Gas dan rem harus dilakukan tepat. Karena namanya COVID-19 tidak kelihatan. Jadi jangan sampai terlalu mendahulukan ekonomi, lalu tidak memerhatikan penyebaran COVID-19. Bisa saja kasus meningkat, sehingga pertumbuhan ekonomi tertekan,” ujarnya.

Karenanya, ia mengaku pencegahan penyebaran menjadi prioritas. Termasuk penanganan pasien terpapar harus dilakukan konsisten.

Pemerintah kampung pun, diingatkan bupati. Agar tidak tergesa-gesa membuka semua sektor. Dilakukan bertahap dan hati-hati. Sehingga tidak terjadi lonjakan kasus baru di kemudian hari.

Sebab, tambahnya, pada Januari lalu kasus aktif harian di Indonesia menyentuh angka 14 ribu bahkan mencapai 15 ribu. Belakangan, angka kasus harian turun di angka 4 ribu hingga 6 ribu. Berkat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro yang disertai dengan kebijakan vaksinasi massal.

“Itu salah satu poin penyampaian presiden pada rapat koordinasi kepala daerah, belum lama ini,” ungkapnya.

Makanya, Sri meminta camat dan kepala kampung untuk menerapkan kebijakan PPKM berskala mikro. Untuk mencegah penyebaran virus corona meluas di wilayahnya.

“Isolasi lingkungan terkecil sebelum kasus itu menyebar lebih luas. Jangan sampai me-lockdown kabupaten. Padahal kalau satu kabupaten kasusnya hanya terjadi di satu atau dua kampung, ya kampung itu yang diisolasi. Sehingga tidak menyebar luas,” ucapnya.

Selain itu, Sri Juniarsih juga meminta dukungan terhadap program vaksinasi massal yang dijalankan di Bumi Batiwakkal dan penegakan protokol kesehatan.

“Mungkin ada yang lupa. Saya ingatkan. Berau masih punya Perbup tentang penerapan protokol kesehatan. Ada sanksi bagi yang melanggar. Saya minta agar masyarakat tidak lalai,” harapnya. */FST

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply