alexa
ngopi

Distrantibum Mahulu akan Sosialisasi Program Kebancanaan Non Alam

Mahulu, nomorsatukaltim.com – Dinas Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat (Distrantibum dan Linmas)  Mahulu  akan menguatkan sosialisasi program kebencanaan non alam.

Kepala Dinas Trantibum dan Linmas Mahulu, S Lawing Nilas mengungkapkan itu. Bencana non alam adalah kejadian yang diakibatkan oleh peristiwa atau rangkaian peristiwa non alam. Diantaranya berupa gagal teknologi, gagal modernisasi, epidemic dan wabah penyakit.

“Yang non alam di Indonesia saat ini yaitu pandemi COVID-19. Ini tahun kedua pandemi masih bertahan di Indonesia, termasuk di Mahakam Ulu,” jelasnya.

Ia menegaskan, program yang diutamakan di masa pendemi COVID-19 ini salah satunya akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang kebencaan non alam.

“Sosialisasi dengan mengajak masyarakat dalam pencegahan dan penanganan COVID-19. Distrantibum dan Linmas akan menyelenggarakan sosialisasi mitigasi (serangkaian upaya mengurangi) bencana non alam COVID-19,” urainya.

Lawing menegaskan sosialisasi akan dilakukan dengan menurunkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Dimulai dari perorangan, lalu tempat-tempat usaha, bahkan seluruh kantor pemerintah dan swasta.

“Setelah sosialisasi protokol kesehatan (Prokes) COVID-19, baru akan dilakukan penegakan hukum. Jika  dalam masa penegakan hukum ada yang melanggar prokes, maka tindakan hukum diberlakukan,” terangnya.

Lawing menambahkan, penegakan disiplin dan hukum prokes COVID-19 melalui Satpol PP. Namun di dalam kegiatan akan dibantu oleh TNI dan Polri.

“Akan dibantu oleh polsek dan koramil. Melakukan sosialisasi dan razia prokes gabungan. Hal itu sebagai upaya Pemkab Mahulu menekan angka paparan COVID-19 pada 50 kampung di 5 kecamatan,” ucapnya.

“Termasuk upaya mmbantu Tim Gerak Cepat (TGC) penanganan dan pencegahan COVID-19 Kabupaten Mahulu,” pungkasnya. (imy/boy)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply