ngopi

Bridge Samarinda Latihan Lagi, Targetkan Juara Umum Porprov 2022

Samarinda, Nomorsatukaltim.com – Gagal total di Porprov 2018, cabor bridge Samarinda bertekad memperbaiki catatan mereka di Porprov Berau tahun depan. Saat ini, seluruh atlet yang dipersiapkan sudah menjalani latihan bersama lagi. Usai sempat vakum cukup lama akibat pandemi.

Momen Ramadan tahun ini coba dimanfaatkan oleh Pengkot Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (Gabsi) Samarinda. Untuk melakukan pemanasan jelang Pra Porprov. Sembari ngabuburit, atlet menjalani latihan bersama.

Diketahui, cabor ini sempat vakum, alias para atlet menjalani latihan mandiri akibat pandemi. Seperti yang terpantau belum lama ini. Atlet putri Adella Safitri dan Juastri Siska tampak antusias berlatih tanding dengan atlet senior lainnya.

Melihat gairah ini, Ketua Gabsi Samarinda Prihananto Giri Nugroho optimis mereka bisa memenuhi target juara umum di Berau tahun depan.

“Kita berharap dan optimis bisa ambil juara umum Porprov di Berau nanti. Karena persaingan di sini sangat sengit antar Kutim juga Balikpapan,” katanya sembari merujuk dua daerah yang bakal merepotkan Samarinda di multi ajang kelak.

Sebagai informasi, di Porprov Kutim 2018 lalu. Bridge Samarinda mesti pulang tanpa raihan emas lantaran di-diskualifikasi dari kejuaraan. Saat itu, tuan rumah Kutim berhasil merengkuh juara umum.

Bicara soal Pra Porprov sebagai ajang kualifikasi yang mesti dilewati sebelum bermain di Porprov tahun depan. Sampai saat ini, belum diketahui kapan dilaksanakan. Serta berapa nomor tanding yang bakal dilombakan.

Karenanya, kata Ketua Harian Gabsi Kaltim, Iskandar. Seraya melihat para atlet Samarinda berlatih bilang. Bahwa dalam waktu dekat, Gabsi Kaltim bakal menggelar rakerprov. Yang fokus pembahasannya adalah Pra Porprov ini.

“Kita sudah sosialisasikan kepada seluruh pengkot, dalam persiapan menuju Porprov kita akan raker terlebih dulu untuk memastikan berapa nomor tanding yang dilombakan.”

“Kalau mengacu di PON 2016, terdapat enam kelas tanding. Yakni pasangan putra, beregu putra. Lalu pasangan putri, beregu putri. Kemudian pasangan campuran dan beregu campuran.”

“Tapi saat Asian Games kemarin ada tambahan kelas di Super Mix. Nah ini yang akan kita bawa ke Berau untuk dipertandingkan, kemungkinan juga masih ada lagi tambahan kelasnya nanti,” kata Iskandar.

Porprov dipastikan akan jadi fokus Gabsi Kaltim dalam 2 tahun ke depan. Karena bridge masuk dalam 10 cabor yang tidak dipertandingkan di PON Papua tahun ini. Dengan berbagai pertimbangan dari tuan rumah.

Padahal jika dipertandingkan, Iskandar yakin betul Kaltim bisa bicara banyak di ajang nasional itu. Paling tidak melihat peta kekuatan terakhir, Kaltim masih masuk dalam jajaran papan atas se-Indonesia.

“Bridge Kaltim hitungan di atas kertas sebenarnya kuat. Lawan tangguhnya masih DKI, Jabar dan Jatim saat di PON 2016 kemarin. Andaikan Papua mempertandingkan saya rasa masih mereka yang kuat,” pungkasnya. (frd/ava)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply