ngopi

Kurangi Perjalanan Dinas Tidak Penting

TANJUNG REDEB, DISWAY – Wakil Bupati Gamalis meminta, Aparatur Negeri Sipil (ASN) dapat membantu pemerintah daerah dalam menghemat anggaran di tengah pandemik COVID-19. Salah satunya, mengurangi aktivitas perjalanan dinas yang tidak perlu.

Hal ini disampaikan setelah menerima laporan, adanya pejabat daerah yang masih suka melakukan perjalanan dinas baik dalam kabupaten maupun luar kabupaten. Padahal hal itu tidak penting dan cenderung pemborosan.

“Kita sama-sama mengetahui kalau anggaran daerah dan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terbatas. Jadi sama-sama menghemat. Dan gunakan dana perjalan dinas itu untuk kegiatan yang penting saja,” tegasnya, Rabu (14/4).

Ia juga mengingatkan, kepada kepala OPD untuk mengatur bawahannya, agar mengatur jumlah orang yang akan melaksanakan tugas keluarga daerah atau ke kecamatan-kecamatan. Misalkan, jika sebelumnya bisa membawa tiga sampai lima orang, demi efisiensi anggaran sebaiknya dikurangi menjadi 1 atau 2 orang saja.

“Tidak perlu banyak-banyak cukup satu atau dua orang saja tetapi yang sesuai bidangnya. Jangan yang tidak sesuai bidang ikut juga. Pemborosan namanya,” tuturnya.

Selain untuk menghemat anggaran yang ada, ini juga sebagai salah satu antisipasi terjadinya penularan virus corona dari daerah yang dituju. Apalagi jika itu daerah yang masuk zona merah COVID-19.

Banyak kasus pejabat usai melakukan perjalanan justru terkonfirmasi virus corona. Bila jumlah ASN yang bepergian lebih dari 2 orang tentu penularannya akan semakin luas, apalagi saat ini kasus terkonfirmasi kebanyakan berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG). Dengan demikian, jika positif COVID-19, akan berdampak pada pekerjaan di instansinya.

“Kita sama-sama mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Berau sudah masuk daerah risiko sedang jangan sampai kembali zona merah,” sebutnya. */ZUH/APP

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply