ngopi

Perlu Pembatas Transaksi

TANJUNG REDEB, DISWAY –  Secara umum, Pasar Ramadan di Halaman Masjid Agung Baitul Hikmah dinilai Bupati Berau Sri Juniarsih sudah sesuai prokes. Hanya saja masih ada yang kurang. Soal pembatas antara pedagang dan pembeli. Perlu plastik bening, sehingga interaksi langsung tidak terjadi.

Itu diungkap Sri Juniarsih saat melakukan inspeksi bersama Wakil Bupati Berau, Gamalis dan sejumlah pejabat lainnya. Bupati mengaku, jarak antar tenda, tempat cuci tangan dan pemeriksaan suhu tubuh serta penggunaan masker sudah dilakukan pedagang dan pembeli.

“Tinggal pembatas plastik bening itu,” ujarnya, Selasa (13/4).

Menurutnya, dengan adanya pembatas plastik  akan memberikan rasa aman pembeli dan pedagang. Bila ada pembeli atau pengunjung yang ternyata membawa virus atau bakteri, tidak mudah menyebar ke makanan atau pedagang.

Meski sudah meneraplan prokes, Bupati memastikan tetap akan diawasi. Oleh tim penindak Satgas COVID-19 Berau. Terdiri dari Satpol PP, TNI, Polri, BPBD dan Palang Merah Indonesia.

“Kalau ada warga yang tidak patuh, langsung diberi sanksi tegas, karena imbauan sudah disosialisasikan dan dipasang pengumuman di mana-mana. Sanksinya bisa sanksi sosial atau denda Rp 100 ribu,” tegasnya.

Makanya, personel Satgas COVID-19 tidak hanya mengawasi di satu titik saja, patroli berkala dilakukan di tempat-tempat yang menjadi pusat penjualan jajanan Ramadan. Seperti di sekitar Taman Sanggam, Murjani dan lainnya.
Ini dilakukan agar aktivitas jajanan berbuka puasa tidak menjadi klaster COVID-19.

“Di kecamatan juga sudah diminta satgas kecamatan memantau setiap pedagang. Jangan sampai ada kerumunan yang berpotensi menyebar virus,” ujarnya.

Sementara, Nova, salah seorang pedagang jajanan berbuka puasa mengaku bersyukur. Karena mendapat izin berjualan takjil. Yang menjadi rutinitasnya setiap tahun sebelum adanya pandemik. Kecuali di 2020 tidak berjualan karena adanya pembatasan.

“Walau tahun ini menerapkan prokes ketat tak masalah. Daripada tidak berjualan,” tutupnya. */ZUH

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply