alexa

Lukman Siap Kembali ke Indonesia, Target Bawa Eko Raih Medali Olimpiade 2021

Balikpapan, nomorsatukaltim.com– Lifter andalan Indonesia Eko Yuli Irawan bakal punya suntikan motivasi jelang Olimpiade Tokyo 2021. Adalah Lukman, pelatih yang membesarkan namanya, hampir dipastikan akan kembali membesutnya tahun ini.

Setelah melewati sejumlah drama di Pelatnas. Eko Yuli Iriawan kini bisa bernapas lega. Karena keinginannya untuk kembali dibesut oleh Lukman bakal dipenuhi KOI.

Ini akan menjadi reuni besar bagi Eko dan Lukman. Lantaran kombinasi mereka telah mengantarkan Eko meraih perunggu Olimpiade Beijing 2008 dan Olimpiade London 2012.

Dikonfirmasi nomorsatukaltim.com, Lukman yang kini sedang berada di Thailand membenarkan kabar tersebut. Dia sangat senang bisa kembali melatih anak asuhnya sejak di Kaltim itu. Terlebih panggilan dari Komite Olimpiade Indonesia (KOI) tidak bisa ditolaknya. Karena ambisi Lukman kembali mempersembahkan medali untuk kontingen Merah Putih masih besar.

Kepergiannya ke Thailand waktu itu, ditengarai karena konflik yang terjadi di Pelatnas Angkat Besi Indonesia. Sekarang, Lukman siap melupakan ‘urusan lama’ itu. Dan kembali fokus menyiapkan Eko meraih medali Olimpiade keempat secara beruntun.

Baca Juga:  Lukman Kembali Pimpin PODSI Kukar Periode 2021-2025

“Sejujurnya memang sejak Asian Games 2018 lalu punya kerinduan yang sangat kuat untuk bisa kembali membela Indonesia. Namun sangat terkesan dihalangi pihak-pihak yang ada di Pelatnas,” ujarnya, Selasa 13 April 2021.

Lukman mengaku sudah tidak sabar untuk kembali bekerja untuk kontingen Indonesia. Dengan ia punya 2 hasrat besar di masa comeback-nya nanti. Yakni mengantarkan lifter Indonesia berprestasi di ajang internasional. Serta mencari dan membina lifter-lifter muda berbakat Tanah Air.

“Termasuk mencetak generasi atlet muda di Kaltim dan Balikpapan,” harapnya.

Sebelum kesepakatan comeback itu terjalin. Lukman dan Eko sejatinya sudah saling berkomunikasi. Sejak Januari lalu, Lukman sudah memantau perkembangan atlet yang sudah dianggap seperti anaknya sendiri itu. Program latihan yang diberikan Lukman tidak jauh berbeda ketika awal melatih Eko.

“Jadi memang masih terus berhubungan. Mei mendatang nanti saya kembali ke Indonesia untuk melatih Eko secara langsung,” tambah Lukman.

Lukman sangat berharap bisa mengantarkan Eko meraih prestasi yang lebih baik dari Olimpiade sebelumnya. Dia sendiri saat ini berstatus sebagai kontingen angkat besi Timnas Thailand. Kendati demikian hal itu tidak jadi masalah. Lantaran cabor angkat besi Negeri Gajah Putih bakal absen pada Olimpiade mendatang. Federasi Angkat Besi Amatir Thailand (TAWA) sedang menjalani sanksi larangan bertanding hingga 7 Maret 2022.

Baca Juga:  Atlet Angkat Besi Edi Kurniawan Mundur

Sebelumnya Sekretaris Jenderal KOI, Ferry Kono mengatakan akan memanggil Lukman guna mengomunikasikan terkait komitmennya menangani Eko. Jika Lukman bersedia, KOI akan membuat perjanjian tertulis dengan keduanya.

“Dalam pekan ini, KOI akan mengirim surat undangan kepada pelatih Lukman untuk membantu melatih Eko. Jika kemudian Eko menjalani latihan terpisah itu masalah teknis,” kata Sekretaris Jenderal KOI, Ferry Kono, dalam rilisnya beberapa hari lalu.

Eko sendiri memang jadi andalan Indonesia untuk cabor angkat besi. Sebelumnya dia sempat meninggalkan Pelatnas di Jakarta lantaran keinginannya untuk dilatih Lukman dibatalkan sepihak. KOI pun memediasi  dengan mengizinkan Eko berlatih mandiri dan akan memenuhi harapan Eko bisa diasuh lagi oleh Lukman.

“Yang patut disyukuri berdasarkan koordinasi kami dengan PABSI, dan Eko disimpulkan bahwa selama ini tidak ada yang dikeluarkan dari Pelatnas. Eko juga sudah sepakat berlatih kembali,” tambah Ferry.

Eko akan tampil pada Olimpiade Tokyo yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Juli hingga 8 Agustus 2021. Dia diprediksi akan tampil di kelas 61 kg. Menukil International Weightlifting Federation (IWF), Eko menempati peringkat dua klasemen road to Tokyo dengan 4.162, 7503 poin dengan total angkatan terbaik 317 kg. Tahun ini merupakan Olimpiade keempat baginya. Pada Olimpiade Rio de Janeiro 2016 lalu, dia mempersembahkan perak di kelas 62 kg. (fdl/ava)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply