alexa
  • disway ntt malang
  • ngopisore

Kebijakan Kegiatan Bulan Puasa di Samarinda; Pasar Ramadan Boleh, Tarawih Jaga Jarak

Samarinda, nomorsatukaltim.com – Sejumlah kebijakan kegiatan bulan puasa di Samarinda bakal diatur Pemkot Samarinda dalam menyambut Ramadan tahun ini. Di antaranya pelayanan sektor-sektor esensial seperti air dan listrik. Pelaksanaan salat tarawih, ketersediaan bahan pokok hingga pasar Ramadan.

Dalam rapat koordinasi Forkopimda di Balai Kota, Selasa (6/4), Wakil Wali Kota Samarinda Rusmadi menekankan pentingnya pemerintah memberikan jaminan kepastian. Terhadap ketersediaan sembako, pasokan listrik, distribusi air bersih hingga keamanan.

Ia mengarahkan kepada jajaran agar menjaga kelancaran sektor-sektor tersebut. Untuk memberikan rasa nyaman pada masyarakat menjalankan ibadah puasa Ramadan.

Lebih spesifik, terungkap dalam rakor tersebut, kebijakan pemkot untuk memberi kelonggaran kepada warga menjalankan ibadah. Seperti pelaksanaan salat tarawih dan buka puasa. Yang dibolehkan dengan syarat memperhatikan aspek jaga jarak dan protokol kesehatan lainnya.

Kebijakan itu dikatakan telah tergambar dalam muatan revisi Peraturan Wali Kota (Perwali) No. 13 Tahun 2021 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan. Yang dinilai searah dengan surat edaran menteri agama RI.

“Isinya memberikan kelonggaran terhadap aktivitas warga. Tapi tetap memperhatikan disiplin protokol kesehatan,” ungkap Rusmadi, ditemui di Balai Kota, Selasa (6/4).

Lebih lanjut, ia menjelaskan, terkait kegiatan musiman yakni pasar Ramadan, akan dibolehkan pada tempat-tempat tertentu dengan pengaturan oleh pemerintah kota.

“Nanti tempat-tempat yang boleh mengadakan pasar Ramadan akan diatur. Untuk mengurangi potensi kerumunan,” ucapnya.

Sedangkan keberadaan Tempat Hiburan Malam (THM), Rusmadi memastikan kebijakan pemkot akan menutup tempat-tempat sejenis itu.

Diterangkan juga, jajaran pemkot akan membentuk sedikitnya 13 pos keamanan yang tersebar di berbagai wilayah Kota Tepian.

Sementara mengenai ketersediaan pangan, ia memastikan telah menerima laporan, bahwa stok pangan, tercukupi hingga enam bulan ke depan.

“Jajaran camat dan lurah juga sudah kita arahkan untuk menjaga koordinasi. Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya. Kita mewaspadai orang dari luar daerah yang berkunjung bahkan menetap,” tandas wawali. (das/eny)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply