alexa
disway ntt malang

Blue Sky Hotel Balikpapan Operasikan X-Ray Pemindai Bakteri, Promo Kamar dan Makanan Sulit Dilewatkan

Strategi Blue Sky Hotel Balikpapan Dongkrak Okupansi

Balikpapan, nomorsatukaltim.com – Secara perlahan bisnis perhotelan mulai bangkit. Setelah sebelumnya pada awal pandemi COVID-19 sektor ini sangat terpukul. Bahkan, manajemen hotel harus bekerja keras untuk bisa survive. Beberapa bahkan sampai menghentikan operasional sementara waktu.

Kondisi sulit juga sempat dirasakan manajemen Hotel Blue Sky Balikpapan. Namun konsistensi dan inovasi membuat salah satu hotel tertua di Kota Minyak ini mampu bertahan. Meski pandemi kini belum juga berakhir. Konsistensi yang terus dijaga hotel yang terletak di Jalan Letjen Suprapto Balikpapan Barat ini, salah satunya soal kualitas dan pelayanan.

Menginap di hotel pada masa wabah menular saat ini, cukup membuat masyarakat berpikir berulang kali. Wajar saja, penularan bisa terjadi di mana saja. Apalagi hotel sebagai tempat menginap banyak orang.

Director of Sales Marketing Blue Sky Hotel Balikpapan Rully menyebut, selain protokol kesehatan ketat seperti anjuran Satgas Penanganan COVID-19, manajemen juga berinovasi.

Seperti menyediakan mesin x-ray yang tidak hanya digunakan mendeteksi barang bawaan. Tapi juga bisa mendeteksi bakteri, setelah dimodifikasi secara tertentu. “Kita (Blue Sky Hotel, red) bisa disebut satu-satunya yang mengoperasikan mesin ini,” katanya saat Disway Kaltim bertandang silaturahmi, baru-baru ini.

Hal ini cukup mampu mendongkrak tingkat hunian. Setelah berbagai pelonggaran juga diberikan pemerintah. Saat ini, kata Rully, okupansi rata-rata telah mencapai 70 persen.

“Sekarang rata-rata sudah di angka 70 persen. Target kami naik terus. Yang mendorong kenaikan okupansi adalah pelaksanaan proyek Pertamina. Apalagi kita berada di ring 1-nya,” terangnya.

Ia menjelaskan, bahwa rata-rata pada weekday dan weekend okupansinya sudah sama. Hanya saja weekend ditambah banyaknya tamu yang menginap adalah rombongan keluarga.

“Apalagi untuk treatment air kolam renang, kami berbeda. Tidak menggunakan kaporit, tapi ada bubuk kristal. Jadi tetap nyaman,” ungkapnya.

Blue Sky Hotel tak lama lagi akan menginjak usia 48 tahun. Dengan usia tersebut, kata Rully, berbagai inovasi terus dilakukan.

Salah satunya adalah penambahan jumlah kamar sebanyak 60 unit. Sehingga kini memiliki total 170 kamar dengan berbagai tipe.

“Tipe terbaru ada Studio Room dengan berbagai fasilitas menarik. Bahkan ini sangat cocok untuk tamu keluarga. Kamar mandi dengan bathup bisa dipantau sembari menonton televisi di ruang keluarga. Karena ada akses melalui jendela besar,” sebut Rully, didampingi Public Relation Ririn.

blue sky hotel balikpapan

Ruang tengah di kamar tipe Studio Room. Ada sofa dan televisi. Serta meja yang diletakkan di dekat jendela bathroom. Agar memudahkan mengontrol anak-anak yang sedang mandi. (Disway Kaltim)

Menurutnya, 60 kamar terbaru tersebut memiliki desain modern. Yang membedakan pada kamar sebelumnya beralaskan karpet. Kamar yang baru sudah dengan alas keramik modern.

“Untuk kamar terbaru sudah lima bulan beroperasi. Kamar yang baru lebih modern. Yang eksisting menggunakan karpet. Tipenya ada Bussines Room dan Studio Room. Dan kelebihan Studio Room ada kopi kapsul. Satu satunya hotel yang punya kopi kapsul,” beber Rully.

Rully mengatakan masa pandemi pengelola hotel dituntut terus berinovasi untuk mendongkrak okupansi. Selain menambah jumlah unit kamar. Blue Sky Balikpapan juga menawarkan berbagai promo menarik dan paket spesial.

“Di bulan Ramadan. Blue Sky menawarkan paket Festive Ramadan. Yaitu menikmati hidangan menarik autentik setiap hari dengan berbagai macam cita rasa khas nusantara dan hidangan ala timur,” tambah Riri.

Ada pula paket Early Bird dengan diskon 20 persen. Serta Special Room Package. “Ada lagi promo lainnya adalah bayar semalam gratis semalam untuk New Studio Room,” tukasnya. (fey/eny)

 

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply