alexa
  • disway ntt malang
  • ngopisore

Polisi Beber Penyebab Kebakaran Kilang Minyak Balongan

BANDUNG, nomorsatukaltim.com – Polisi membeber dugaan sementara penyebab kebakaran di kilang minyak Balongan milik Pertamina. Kebakaran tersebut diduga disebabkan karena kebocoran pipa.

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Erdi A Chaniago. Namun menurutnya, spekulasi itu perlu didalami lagi oleh pihak kepolisian dengan melakukan penyelidikan, setelah pemadaman api di kilang minyak yang berada di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, itu tuntas.

Baca juga: Kilang Minyak Pertamina Balongan Terbakar, Api Terlihat Hingga 5 Kilometer

“Memang diinformasikan ke kami ada dugaan sementara terjadinya ledakan atau kebakaran di kilang minyak Balongan Indramayu ini karena ada pipa yang bocor,” kata Erdi kepada Antara di Bandung, Jawa Barat, Selasa (30/3/2021), dilansir dari Indoposco.id.

Adapun sejauh ini, pihak Pertamina bersama dengan petugas pemadam kebakaran masih terus melakukan upaya pemadaman disertai pendinginan terhadap empat tangki yang terbakar tersebut.

Meski begitu, Erdi mengatakan petugas kepolisian dari Puslabfor dan Forensik setempat sudah bersiaga untuk melakukan penyelidikan di lokasi.

“Baik itu dari Puslabfor, kemudian dari forensik Polres, Polda maupun Mabes Polri kita sudah ada di sana. Tinggal menunggu kapan kita melakukan olah TKP,” ucap Erdi.

Sebelumnya Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Ahmad Dofiri pun mengatakan kebocoran pipa di tangki yang terbakar itu diduga menjadi pemicu kebakaran tersebut.

“Saya kira akibatnya itu, tetapi ini informasi awal, karena semalam itu ada petir yang cukup besar juga,” kata Dofiri saat meninjau lokasi, Senin (29/3/2021).

Dari peristiwa itu, Pertamina sendiri menyatakan telah mengalami kerugian sebanyak 400 ribu barel bahan bakar minyak akibat kebakaran yang terjadi sejak Senin (29/3/2021) dini hari tersebut. (idp/zul)

Berita ini telah terbit di Indoposco.id dengan judul Ini Penyebab Kebakaran Kilang Balongan

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply