alexa
  • disway ntt malang
  • ngopisore

Wana Wisata Api-Api Siap Hidupkan Wisata PPU

PPU, nomorsatukaltim.com – Menyambut diizinkannya tempat wisata beroperasi, pengelola Wana Wisata Api-Api (WWA) Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bersiap. Selain memoles kembali semua atraksinya, yang juga dipersiapkan ialah penerapan protokol kesehatan (prokes), sebagai syarat diperbolehkannya buka.

Penanggungjawab WWA, Suyanto menuturkan pandemi COVID-19 membuat usahanya itu tengkurap. Setahun tak beroperasi. Selama itu pula tak ada pemasukan.

Padahal, tempat ini merupakan andalan di daerah berjuluk Benuo Taka ini. Pada hari biasa, per hari tak kurang 300 kunjungan terjadi di sini. Terlebih saat akhir pekan.

“Kita sudah buka lagi, tapi ramainya itu weekend saja. Tidak begitu banyak, tapi ada saja,” sebutnya ditemui Harian Disway Kaltim dan nomorsatukaltim.com, Jumat, (26/3/2021).

Selama pandemi ini, akunya, kunjungan memang minim. Jika dirata-ratakan, hanya 200 pengunjung saja per hari. Itu juga pada saat liburan. Selain pengunjung lokal, yang belakangan sering datang ialah dari luar daerah tetangga. Seperti Balikpapan dan Paser.

“Ya, namanya juga pandemi. Tapi syukurlah, pariwisata sudah mulai hidup lagi. Semoga kondisi ini cepat berlalu,” harapnya.

Soal penerapan prokes dalam situasi pandemi, ia menjamin itu. Mulai dari pemeriksaan suhu tubuh di pintu masuk, hingga menyediakan tempat sanitasi di berbagai sudut. Sampai pengawasan ekstra terhadap pengunjung untuk bisa menjaga jarak.

“Lagi pula, area wisata yang dibuka ini sekira 2 hektare. Jadi, juga leluasa pengunjung rekreasi di sini, tanpa takut berdesakan-desakan,” jelas Yanto.

Wana Wisata Api-Api dibuka sejak Juni 2011 lalu. Berbagai wahana mulai outbound, shooting target, mini motto, trampolin, flying fox dan paint ball serta ATV. Ada juga arena permainan tambahan yakni sepeda gantung, mandi bola, serta perahu dan masih banyak lagi.

Selain bermain-main, pengunjung juga dapat menikmati pemandangan di sekitar wahana. Menikmati hutan wisata yang asri dan indah. Terlebih terdapat jalan-jalan kecil yang dihiasi beraneka ragam dan berwarna-warni. Tempat yang kerap dijadikan lokasi berswafoto. Dan masih berbagai spot terbaik untuk mengabadikan momen liburan.

Sejatinya, konsep destinasi yang ditawarkan ialah wisata edukasi alam. Makanya umumnya pengunjung yang datang (sebelum pandemi) merupakan kalangan pelajar.

Baik itu kegiatan ekstrakurikuler dari sekolah. Maupun kegiatan komunitas dan mandiri. Mulai dari menikmati outbound sampai kegiatan perkemahan.

Hal ini, sebut Yanto, menjadi pilihan karena fasilitas yang ditawarkan WWA. Cukup komplet. Mulai dari wahana-wahana tadi, hingga prasarananya.

“Kita juga sediakan instruktur jika perlu. Selain itu, alat kemah, air bersih, listrik dan yang lainnya kita juga bisa sediakan,” bebernya.

Yanto menyebutkan, Wana Wisata Api-Api saat ini juga tengah melakukan pengembangan. Masih ada sekira 8 hektare lagi area yang sudah disediakan. Yaitu agrowisata dan waterboom.

“Jadi nanti pengunjung bisa menikmati wisata petik buah langsung. Kita tunggu saja,” tutupnya. (rsy/zul)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply